Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ketidaksepakatan Internal OpenAI! CFO Meremehkan, IPO Sulit di 2026, CEO Justru Optimis Melihat Peluncuran Terawal di Kuartal 4
Menurut informasi, internal OpenAI sedang mengalami perbedaan pendapat mengenai waktu IPO(IPO) pertama kali, dengan tim kepemimpinan puncak yang tidak sepakat. Chief Financial Officer Sarah Friar menyatakan bahwa, mengingat skala persiapan yang besar, termasuk proses, kepatuhan, dan struktur organisasi yang terus disempurnakan, perusahaan mungkin belum memenuhi syarat untuk go public sebelum akhir tahun 2026.
Friar juga menyatakan kekhawatiran terhadap risiko keuangan yang dihadapi OpenAI akibat investasi besar-besaran dalam infrastruktur komputasi. Prediksi terkait menunjukkan bahwa, sebelum mencapai arus kas positif, konsumsi kas perusahaan bisa melebihi 200 miliar dolar AS.
Selain itu, OpenAI telah berkomitmen untuk menginvestasikan lebih dari 600 miliar dolar AS dalam kapasitas server cloud selama lima tahun ke depan. Friar secara khusus menyebutkan bahwa struktur komitmen ini cukup kompleks, dan sebagian besar dari dana sebesar 122 miliar dolar AS yang baru saja diumumkan kemungkinan besar akan berasal dari Amazon(AMZN.US) dan Nvidia(NVDA.US), yang keduanya juga merupakan penyedia layanan cloud dan chip untuk OpenAI, yang berpotensi menimbulkan risiko terhadap struktur modal.
OpenAI juga menegaskan risiko terkait kemitraan dengan Microsoft(MSFT.US), dengan peringatan internal bahwa setiap perubahan dalam hubungan tersebut dapat berdampak negatif terhadap bisnis perusahaan.
Pendekatan hati-hati Friar berbeda dengan pendapat CEO Sam Altman. Altman pernah menyatakan niatnya untuk mendorong IPO paling cepat pada kuartal keempat tahun ini. Tanda-tanda ketegangan internal juga sudah muncul: Friar dikabarkan dikeluarkan dari beberapa diskusi keuangan, termasuk pertemuan tingkat tinggi terkait pengadaan server yang dihadiri oleh investor utama.
Perlu dicatat bahwa saat ini laporan langsung Friar telah dialihkan ke Fidji Simo, bukan lagi langsung kepada Altman, yang berbeda dari struktur pelaporan CFO biasanya. Namun, meskipun ada situasi tersebut, baik Friar maupun Altman secara terbuka menyatakan bahwa mereka tetap sejalan dalam strategi komputasi keseluruhan perusahaan.