Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini, saya menemukan sebuah misteri pasar kripto yang cukup menarik. Sebuah perusahaan misterius bernama Laurore Ltd. mengklaim memiliki posisi ETF Bitcoin BlackRock (IBIT) senilai 436 juta dolar melalui alamat di Hong Kong, dan hasilnya langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Hal yang aneh adalah, perusahaan ini hampir tidak memiliki informasi publik sama sekali. Dalam dokumen SEC hanya tercantum nama seorang direktur bernama Zhang Hui, tetapi nama ini muncul lebih dari seratus kali di daftar perusahaan terdaftar di Hong Kong—ini sangat mencurigakan. Ada yang mulai menduga bahwa ini adalah kapital China yang masuk ke pasar melalui ETF Bitcoin, dan ada juga yang berpendapat ini terdengar seperti "pengalihan modal".
Investigasi CoinDesk menemukan lebih banyak kejanggalan. Alamat Laurore yang terdaftar di Hong Kong sebenarnya digunakan oleh perusahaan lain bernama Avecamour Advice Ltd. Selain itu, Laurore sendiri sama sekali tidak terdaftar di Hong Kong. Ini makin aneh—sebuah entitas yang mengelola aset senilai 436 juta dolar, tetapi informasinya sangat kabur.
Ketika wartawan mencoba menghubungi perusahaan ini, akhirnya mereka mendapatkan respons. Seorang juru bicara mengatakan bahwa pemilik perusahaan "lebih suka tetap rendah hati", dan investasi IBIT ini "hanya mencerminkan keyakinan investasi pribadi". Tapi mereka tidak mau menjelaskan siapa yang sebenarnya mengendalikan.
Investigasi lanjutan menunjukkan bahwa Avecamour Advice sepenuhnya dimiliki oleh Avecamour Ltd yang terdaftar di Kepulauan Virgin Inggris, dan Zhang Hui adalah satu-satunya direktur dari kedua perusahaan tersebut. Keduanya baru didaftarkan pada tahun 2025. Juru bicara menyiratkan bahwa Zhang Hui adalah pemilik Laurore, tetapi tidak memberikan detail lebih jauh.
Yang menarik, struktur kepemilikan melalui banyak entitas hukum ini cukup umum di kalangan investor besar, mungkin untuk melindungi privasi atau pengaturan struktural. Tapi kasus ini benar-benar terasa aneh. Ada yang menganalisis bahwa jika memang ini adalah pengalihan modal, itu berarti dana dari daratan China mengalir melalui Hong Kong ke ETF Bitcoin di AS, mungkin untuk menghindari pembatasan modal. Tapi bisa juga ini hanyalah sebuah dana Hong Kong atau kantor keluarga yang mengatur ETF di AS, karena likuiditas IBIT di AS lebih tinggi dan biayanya lebih rendah.
Namun sampai saat ini, identitas Laurore dan orang misterius yang bertanggung jawab masih sangat samar, seperti Satoshi Nakamoto. Misteri ini belum terpecahkan, hanya menyisakan lebih banyak pertanyaan.
Ngomong-ngomong, performa Bitcoin akhir-akhir ini cukup baik. Pada hari Kamis sempat turun, tetapi setelah berita geopolitik membaik, harga rebound dan saat ini berada di sekitar 72.830 dolar, dengan kenaikan sekitar 1,16% dalam 24 jam. Menariknya, Bitcoin naik sekitar 9% dalam sebulan terakhir, sementara ETF saham teknologi malah turun 12%, menunjukkan pergerakan yang sangat berbeda.