Meningkatkan upaya Jepang untuk mendefinisikan ulang kerangka regulasi untuk mata uang kripto setelah Dewan Menteri menyetujui RUU yang mengklasifikasikan aset digital sebagai produk keuangan berdasarkan Undang-Undang Sekuritas. Langkah ini menunjukkan pergeseran yang jelas menuju pengawasan yang lebih ketat, di mana otoritas berusaha untuk menyelaraskan sektor mata uang kripto secara lebih erat dengan pasar keuangan tradisional.



Menurut laporan lokal, perubahan yang diusulkan akan menjadikan mata uang kripto tunduk pada Undang-Undang Instrumen Keuangan dan Bursa, memberikan otoritas pengatur kewenangan yang lebih luas atas praktik perdagangan dan perilaku pasar. Dengan demikian, transformasi ini akan memungkinkan para pejabat untuk menerapkan aturan yang serupa dengan yang berlaku di pasar saham, terutama terkait transparansi dan perdagangan yang adil.

Jika undang-undang disetujui selama sesi parlemen saat ini, kemungkinan akan berlaku mulai tahun fiskal 2027, memberikan sektor waktu adaptasi tertentu. Namun, persetujuan ini sudah mencerminkan komitmen yang kuat untuk membentuk kembali lingkungan regulasi, terutama karena aset digital terus mendapatkan momentum di kalangan investor.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan