Japan telah mengambil langkah resmi untuk mengakui mata uang kripto sebagai aset keuangan. Dan transformasi legislatif ini merupakan keluar dari klasifikasi sebelumnya sebagai "alat pembayaran" berdasarkan Undang-Undang Layanan Pembayaran, di mana pengawasan dialihkan ke Undang-Undang Instrumen Keuangan dan Bursa yang lebih ketat.


Langkah ini bukan sekadar perubahan kata-kata, tetapi merupakan manuver strategis dari pemerintah Jepang untuk mengintegrasikan aset digital ke dalam sistem keuangan tradisional. Dan transformasi ini bertujuan untuk meningkatkan perlindungan investor, mendorong masuknya institusi, dan melakukan reformasi mendasar pada salah satu sistem perpajakan mata uang kripto yang paling kontroversial di dunia.

Berita Mata Uang Kripto di Jepang: Posisi Baru untuk Mata Uang Digital
Terkait perkembangan utama: ya, Dewan Perdana Menteri Jepang telah menyetujui RUU untuk mengklasifikasikan kembali 105 mata uang kripto, termasuk Bitcoin dan Ethereum, sebagai aset keuangan.
Diharapkan undang-undang ini akan disahkan di DPR Jepang (Dieta) selama kuartal kedua tahun 2026, dan akan mulai berlaku secara penuh pada awal tahun 2027.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan