Trump menyebut Selat Hormuz akan menciptakan "kekayaan besar"! Pernyataan terbaru Iran

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Berita terbaru.

Presiden AS Donald Trump pada tanggal 8 menyatakan bahwa Amerika akan membantu mengatasi masalah “kemacetan pelayaran” di Selat Hormuz, “akan ada banyak tindakan positif, kekayaan besar akan tercipta”.

Trump menulis di media sosial: “Iran dapat mulai proses rekonstruksi. Kami akan mengangkut berbagai bahan dan ‘tetap berada di sana’ untuk memastikan semuanya berjalan lancar.”

Trump juga mengklaim bahwa ini akan menjadi “zaman keemasan Timur Tengah”.

Menurut berita dari pihak AS pada tanggal 7, Iran dan Oman akan mengenakan biaya lalu lintas di Selat Hormuz. Informasi ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak berwenang Iran.

Menteri Luar Negeri Iran, Araghzi, lebih awal menyampaikan pernyataan yang mewakili Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran bahwa kapal-kapal dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman dalam waktu dua minggu setelah dikoordinasikan dengan pasukan bersenjata Iran.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran tidak memuat pengenaan biaya lalu lintas di Selat Hormuz. Pihak Iran juga mengumumkan 10 butir syarat gencatan senjata yang diajukan Iran kepada pihak AS melalui Pakistan, dan di dalamnya juga tidak ada pembahasan mengenai biaya lalu lintas di Selat Hormuz.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran: Menjaga Persatuan Sangat Penting untuk Mewujudkan Keberhasilan

Pada tanggal 8 April waktu setempat, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dalam sebuah pernyataan memberikan ucapan selamat kepada seluruh rakyat Iran atas kemenangan, dan menekankan bahwa sebelum semua rincian kemenangan pada akhirnya diwujudkan, masih dibutuhkan keteguhan dan strategi dari para pejabat, serta rakyat Iran harus tetap bersatu padu.

Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa Amerika secara prinsip telah berkomitmen untuk memenuhi kewajiban berikut:

Menjamin tidak melakukan tindakan militer lagi;

Mengakui hak kendali Iran yang berkelanjutan atas Selat Hormuz;

Menerima kegiatan pengayaan uranium Iran;

Mencabut semua sanksi tingkat satu dan dua terhadap Iran;

Mengakhiri semua resolusi terkait Dewan Keamanan PBB dan Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional;

Membayar kompensasi atas kerugian yang dialami Iran;

Pasukan tempur AS menarik diri dari wilayah tersebut;

Menghentikan semua tindakan militer di semua lini.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengucapkan selamat kepada seluruh rakyat Iran atas kemenangan ini, dan kembali menegaskan bahwa sebelum rincian kemenangan diputuskan secara final, keputusan para pejabat dan kerja sama persatuan masyarakat sangatlah penting.

Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa selama 40 hari terakhir, Iran bersama Lebanon, Irak, Yaman, dan lainnya berjuang berdampingan, memberikan pukulan berat kepada musuh. Sekarang, selain menyerah kepada Iran, musuh sudah tidak punya jalan lain.

Sekretaris Jenderal PBB menyambut gencatan senjata dua minggu AS-Iran

Pada tanggal 7 April waktu setempat, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres melalui pernyataan yang disampaikan juru bicaranya menyatakan bahwa ia menyambut pengumuman gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran, serta menyerukan kepada semua pihak dalam konflik di Timur Tengah untuk mematuhi kewajiban hukum internasional, melaksanakan pengaturan gencatan senjata, dan menciptakan kondisi untuk mewujudkan perdamaian yang langgeng di kawasan.

Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa Sekretaris Jenderal menyambut pengumuman gencatan senjata dua minggu oleh AS dan Iran, serta menekankan bahwa semua pihak harus mengikuti ketentuan gencatan senjata, untuk membuka jalan bagi terwujudnya perdamaian yang langgeng dan menyeluruh di kawasan. Ia juga menyerukan kepada pihak-pihak terkait agar secara ketat mematuhi hukum internasional, serta mencegah agar situasi tidak meningkat lebih lanjut.

Sekretaris Jenderal menyatakan bahwa saat ini yang paling mendesak adalah mengakhiri permusuhan guna melindungi nyawa warga sipil dan meredakan penderitaan kemanusiaan.

Pernyataan tersebut juga menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Pakistan dan negara-negara lain yang turut berupaya mendorong terwujudnya gencatan senjata.

Selain itu, utusan pribadi Sekretaris Jenderal, Jean Arnaud, saat ini berada di wilayah Timur Tengah untuk mendukung upaya pihak-pihak terkait dalam mendorong terwujudnya perdamaian yang langgeng.

Dirangkum dari: Berita CCTV

Penyunting: Ran Yinqing

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan