Pihak Iran mengklaim telah menghancurkan 70% dari pangkalan militer AS di Timur Tengah

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Menurut laporan dari Kantor Berita Republik Islam Iran pada tanggal 12, Komandan Pasukan Pengawal Revolusi Islam Iran, Jafari, menyatakan bahwa mereka telah menghancurkan 70% pangkalan militer Amerika di wilayah Timur Tengah. Pihak Amerika belum memberikan tanggapan terhadap pernyataan tersebut. Jafari menyampaikan pernyataan tersebut dalam wawancara dengan stasiun televisi Maysan Lebanon. Dia mengatakan bahwa Iran memiliki kemampuan dan sumber daya untuk mendukung perang jangka panjang. Iran memiliki pasukan dengan kemampuan luas dan menguasai berbagai jenis rudal canggih, beberapa di antaranya belum digunakan hingga saat ini. Dia juga mengatakan bahwa dukungan timbal balik antara Iran dan kekuatan perlawanan Lebanon akan terus berlanjut. Menurut laporan dari The New York Times pada tanggal 11, sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran, setidaknya 17 pangkalan militer dan fasilitas lainnya milik Amerika mengalami kerusakan akibat serangan di Iran, beberapa lokasi diserang berulang kali. Laporan tersebut menyebutkan bahwa Iran telah meluncurkan ribuan rudal dan drone ke pangkalan militer Amerika di wilayah Timur Tengah, sebagian besar berhasil dicegat oleh pihak Amerika, tetapi setidaknya 11 pangkalan militer Amerika terkena serangan, termasuk pangkalan udara Putra Sultan di Arab Saudi, pangkalan udara Ali Salim di Kuwait, dan kamp militer Bilin, serta pangkalan udara Udeid di Qatar. (Xinhua News Agency)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan