Berita mendadak! Sidang pendahuluan nominasi Ketua Federal Reserve ditunda secara mendadak, di tengah awan perang, modal global sedang mencari perlindungan berikutnya

Kevin Wash mengambil alih posisi Ketua Federal Reserve, namun terjadi jeda tak terduga. Menurut laporan media politik, Komite Perbankan Senat telah membatalkan sidang konfirmasi yang dijadwalkan minggu depan. Hingga Kamis malam, tanggal baru belum ditentukan.

Menurut aturan komite tersebut, sidang harus diberitahukan lima hari sebelumnya dan biasanya dijadwalkan dari hari Selasa hingga Kamis. Ini berarti tanggal paling awal yang mungkin adalah 21 April. Penundaan ini secara langsung memperpendek jendela waktu untuk menyelesaikan seluruh proses konfirmasi sebelum masa jabatan Ketua saat ini, Jerome Powell, berakhir pada 15 Mei. Powell sendiri telah menyatakan bahwa jika penggantinya belum siap saat itu, dia akan tetap menjabat sementara.

Pihak Gedung Putih menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi. Kepala Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett secara terbuka menyatakan bahwa nominasi Wash “pasti” akan disetujui. Dia menggambarkan Wash sebagai “kandidat terbaik” untuk posisi tersebut dan memprediksi bahwa dia akan mendapatkan dukungan besar, bahkan lintas partai. Hassett menekankan pentingnya memimpin Federal Reserve dengan “orang yang berkualitas”.

Namun, hambatan nyata dari Capitol Hill tidak bisa diabaikan. Demokrat secara terbuka menentang nominasi Wash. Lebih penting lagi, Senator Republik Tom Tillis secara tegas menyatakan bahwa dia tidak akan mendukung Wash selama penyelidikan terhadap Jerome Powell berlangsung. Meskipun Hassett mengatakan akan berdiskusi dengan Tillis untuk mencari solusi, ketidakpastian tetap ada.

Latar belakang pertarungan ini sangat kompleks. Wash pernah menjadi anggota Dewan Federal Reserve dan juga dianggap sebagai sekutu pemerintah saat ini. Pasar umumnya percaya bahwa jika dia menjabat, kebijakan suku bunga mungkin akan lebih cenderung mengikuti keinginan pemerintah untuk menurunkan suku bunga, berbeda dengan gaya Powell yang menolak tekanan politik selama menjabat.

Sementara itu, guncangan geopolitik sedang menimbulkan bayang-bayang di ekonomi global. Serangan militer bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran telah memicu balasan. Selat Hormuz—jalur utama pengangkutan sekitar seperlima minyak dunia—terhambat, langsung menaikkan harga energi global.

Terkait lonjakan harga minyak, Hassett berusaha meredam dampak jangka panjangnya dengan mengutip pandangan ekonomi bahwa ini adalah “gangguan pasokan sementara” dan tidak seharusnya mempengaruhi penilaian inflasi jangka panjang. Namun, kekhawatiran dunia bisnis belum mereda. CEO BlackRock Larry Fink pernah memperingatkan bahwa jika harga minyak mencapai 150 dolar per barel, bisa memicu “resesi global”. CEO United Airlines Scott Kirby juga mengatakan perusahaan mereka sudah mempersiapkan kenaikan harga minyak di atas 100 dolar dan bertahan hingga tahun depan, serta mengurangi penerbangan.

Dua faktor ini—ketidakpastian kepemimpinan Federal Reserve dan ketegangan di Timur Tengah yang mendorong biaya energi naik—sedang saling terkait. Mereka mengarah pada satu pertanyaan makro yang lebih besar: di tengah fluktuasi kebijakan dan geopolitik, bagaimana pasar akan menilai risiko dan inflasi. Untuk aset kripto, lingkungan ini menguji narasi “emas digital” sebagai lindung nilai dan juga menguji sensitivitasnya terhadap ekspektasi likuiditas.


Ikuti saya: Dapatkan analisis dan wawasan pasar kripto secara real-time! $BTC $ETH $SOL

#Gate上线Pre-IPOs #Pasar kripto sedikit turun #Harga minyak sedikit naik

BTC1,89%
ETH1,89%
SOL2,44%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan