Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Washington D.C. - Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Selasa bahwa pengelolaan Iran terhadap pengiriman minyak melalui Selat Hormuz “tidak sesuai dengan kesepakatan yang ada”, sehingga meningkatkan ketegangan terkait jalur pelayaran penting ini yang merupakan jalur utama pengangkutan minyak di dunia. Pernyataan ini menjadi tantangan langsung bagi operasi laut Teheran di jalur ini, yang setiap harinya dilalui sekitar 21 juta barel minyak, setara dengan 21% konsumsi minyak global. Akibatnya, para analis pasar energi dan geopolitik segera menelaah dampak pernyataan ini terhadap rantai pasokan minyak global dan kerangka keamanan regional.
Pernyataan Trump tentang Selat Hormuz dan konteks langsungnya
Presiden Trump menyampaikan pernyataannya dalam konferensi pers di Gedung Putih mengenai kebijakan keamanan di Timur Tengah. Ia juga secara spesifik menyinggung latihan laut Iran terbaru serta peningkatan pemantauan lalu lintas pelayaran komersial. Selat Hormuz merupakan satu-satunya jalur pelayaran dari Teluk Persia menuju laut terbuka, sehingga setiap gangguan di dalamnya akan berdampak langsung pada pasar energi global. Data historis yang dikeluarkan oleh Administrasi Informasi Energi Amerika Serikat menegaskan betapa pentingnya jalur perairan ini. Sebagai contoh, pada tahun 2024, rata-rata 74 kapal tanker minyak melintasi selat tersebut setiap hari, membawa minyak mentah dan turunannya menuju pasar Asia, Eropa, dan Amerika Utara.