Kemarin di kafe, aku mendengar dua gadis mengobrol, suaranya tidak pelan.


Salah satunya berkata: Aku tidak mau kerja lagi, aku ingin buka toko pakaian, tapi tidak ada modal awal.
Yang satunya lagi berkata: Kalau begitu, bagaimana caramu mencari uang?
Yang pertama tertawa: Mulai saja dulu pacaran, nanti kalau sudah cocok ya menikah, uang mahar dapat tiga puluh ribu, bukankah modalnya jadi ada?
Yang kedua menimpali dengan pertanyaan: Kalau ternyata buka toko itu rugi bagaimana?
Yang pertama: Ya cari suami lagi saja, kalau tidak mau kasih ya cerai, toh aku masih muda, mahar berikutnya pasti lebih tinggi.
Udara tenang selama tiga detik, lalu yang kedua berkata lirih: Ini bukan wirausaha, ini namanya modal ventura—cuma invest sekali putaran, kalau tidak jalan langsung cabut.
Yang pertama menyeruput sedikit latte, tidak berkata apa-apa, tapi senyumnya tampak di ujung bibir.
Tiba-tiba aku merasa, dia tidak cuma ngomong bercanda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan