Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Nvidia's Jensen Huang memuji OpenClaw AI sebagai agen cerdas: tingkat adopsi dalam 3 minggu melebihi akumulasi 30 tahun Linux
IT之家 3 月 6 日消息,科技媒体 Wccftech 昨日(3 月 5 日)发布博文,报道称在摩根士丹利会议上,英伟达首席执行官黄仁勋指出,智能体 AI(Agentic AI)正迎来重大历史拐点。
黄仁勋高度评价开源软件 OpenClaw,称其为“我们这个时代最重要的软件发布”,并强调 Linux 操作系统花费了约 30 年才达到当前的普及水平,而 OpenClaw 仅用短短 3 周就实现了全面超越,成为历史上下载量最大的开源软件。
黄仁勋将 AI 产业生动地比作一个“5 层蛋糕”(涵盖能源、芯片和计算基础设施、云数据中心、AI 模型以及最终的应用层),其中能为超大规模云厂商和前沿实验室带来最大回报的正是应用层。OpenClaw 等 AI 智能体在高度个性化的环境中,能够精准复制并替代人类的工作负载。
IT之家援引博文介绍,OpenClaw 之所以广受欢迎,并非因为其底层实现极其复杂,而是它向世界证明了 AI 能直接改变消费者的生活,大幅简化繁琐的重复性任务。
黄仁勋解释道,智能体仅需一系列提示词,就能执行原本需要大量时间和专业知识的任务(如批量网络搜索、图像生成和复杂分析)。这导致 Token 消耗量激增了约 1000 倍,直接制造了一个“算力真空”:只要智能体 AI 继续向人类工作渗透,现有的硬件部署无论规模多大,都将处于算力受限状态。
为应对这一算力失衡问题,英伟达正在调整其芯片架构的研发重心。此前的 Hopper 和 Blackwell 架构主要专注于 AI 训练工作负载。然而,面对智能体 AI 带来的长上下文处理瓶颈,即将推出的 Vera Rubin 架构将通过大幅提升板载内存元件以及采用 ICMS 等平台,专门解决这一限制。