‏Apakah Bitcoin baru saja menjadi mata uang dunia?


Saya tidak mengajukan pertanyaan ini begitu saja, tetapi karena berita terpenting pagi ini adalah bahwa Selat Hormuz menerima Bitcoin saja.

Ini bukan kisah fiksi ilmiah.
Inilah yang terjadi hari ini, sekarang, di jalur pelayaran paling sempit di dunia.

Selama gencatan senjata yang diumumkan Iran dengan Amerika Serikat, Teheran memberi tahu perusahaan pelayaran dengan satu syarat yang tidak bisa ditawar:
Setiap kapal tanker yang ingin melintasi Selat Hormuz harus membayar 1 dolar untuk setiap barel minyak yang dibawanya.

Tapi pembayarannya? Hanya Bitcoin. Dalam hitungan detik.
Kapal tanker raksasa yang penuh muatan bisa membuat tagihannya mencapai 2 juta dolar — dibayar secara digital, tanpa bank, tanpa perantara, dan tanpa jejak.
Kapal tanker kosong menyeberang secara gratis.
--
Mengapa Bitcoin, tepatnya?
Sebabnya sederhana sekaligus mendalam.
Sanksi Barat menjadikan dolar sebagai senjata.

Setiap konversi dengan dolar bisa dilacak, dibekukan, dan disita dalam hitungan detik.
Transfer uang Tiongkok dalam yuan adalah alternatif, tetapi melewati bank-bank yang punya rekening di Barat.

Bitcoin?
Tidak ada bank sentral yang bisa menghentikannya.
Tidak ada pemerintah yang bisa membekukannya.
Tidak ada sanksi yang bisa meniadakannya.
Iran menemukan di dalamnya sesuatu yang juga ditemukan oleh para pionir awal: sistem keuangan yang tidak memerlukan izin siapa pun.

Namun yang paling mencolok di sini lebih dalam daripada sekadar biaya.
Selat yang dilalui seperlima pasokan minyak global kini menerima pembayaran dengan mata uang yang tidak diterbitkan oleh negara mana pun.
Ini preseden sejarah.

Pertama kalinya dalam sejarah modern ketika sebuah negara mengenakan pungutan kedaulatan pada jalur internasional dan meminta pembayaran dengan aset digital di luar sepenuhnya sistem keuangan Barat.

Dan pasar langsung menyadarinya.
Bitcoin melonjak di atas 73,000 dolar setelah kabar itu dipublikasikan.
-
Peristiwa ini mengajukan pertanyaan yang jauh lebih besar daripada Selat Hormuz:
Apakah negara-negara yang berhadapan dengan Barat mulai membangun sistem perdagangan tandingan yang berbasis aset digital, alih-alih dolar?

Rusia menggunakan kripto untuk melampaui sanksi.
Iran kini menerapkannya secara resmi pada salah satu jalur laut terpenting.
Tiongkok membayar dengan yuan.

Sementara itu, petrodolar
yakni sistem yang lahir pada tahun 1970-an ketika AS mengaitkan penjualan minyak dengan mata uangnya
menghadapi tantangan yang belum pernah dialaminya.

Pelajaran investasi dari semuanya ini:
Bitcoin memasuki fase yang benar-benar baru.

Bitcoin tidak lagi hanya menjadi tempat berlindung yang aman bagi individu yang mencari perlindungan dari inflasi.
Bitcoin kini menjadi alat yang dipakai negara-negara di lingkungan yang sistem keuangan tradisionalnya tidak bekerja.

Ini adalah perubahan yang bersifat mendasar dalam karakter permintaan terhadap Bitcoin
dan itulah yang harus diambil serius oleh para investor.

Geopolitik kini tidak lagi jauh dari portofolio investasi Anda.

Pendapat Anda? Apakah kita benar-benar sedang berada di awal berakhirnya dominasi dolar dalam perdagangan minyak?
$BTC $ETH $XTIUSD #OilEdgesHigher #CryptoMarketsDipSlightly #MorganStanleyLaunchesSpotBitcoinETF
BTC1,41%
ETH0,45%
XTIUSD0,22%
Lihat Asli
post-image
post-image
EGY
EGYEgypt
MC:$48KHolder:455
100.00%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • 1
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan