Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Trump dilaporkan menekan negara-negara anggota NATO: Beberapa hari ke depan akan membantu menjamin keamanan Selat Hormuz
Berita ME, 9 April (UTC+8), tiga diplomat Eropa pada Kamis mengungkapkan kepada Reuters bahwa Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, telah memberi tahu sebagian negara anggota bahwa Presiden AS Donald Trump berharap negara-negara sekutu membuat komitmen nyata dalam beberapa hari mendatang untuk membantu menjamin keamanan Selat Hormuz.
Dalam beberapa minggu terakhir, Trump berulang kali menuduh NATO sebagai “macan kertas”, bahkan mengancam akan keluar dari aliansi transatlantik yang beranggotakan 32 negara. Ia berpendapat bahwa sekutu Eropa di Washington menikmati jaminan keamanan dari AS, tetapi tidak memberikan dukungan yang cukup terhadap aksi pemboman AS terhadap Iran dan operasi pemboman Israel di Iran.
Saat ini, Inggris memimpin sebuah aliansi yang terdiri dari sekitar 40 negara, yang berupaya menyusun rencana militer dan diplomatik guna membuka kembali serta melindungi Selat Hormuz, namun nyaris tidak ada tanda bahwa terobosan substansial dapat dicapai dalam waktu dekat. Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pada Rabu bahwa sekitar 15 negara sedang merencanakan upaya bersama untuk memulihkan pelayaran di selat tersebut. (Sumber: ODAILY)