Media AS mengatakan bahwa militer AS menggunakan bom penembus tanah untuk menyerang gudang amunisi Iran

The Wall Street Journal melaporkan pada 30 Maret bahwa seorang pejabat AS mengatakan militer AS menggunakan peluru penembus berbobot 2.000 pon (sekitar 907 kilogram) untuk menyerang sebuah gudang amunisi besar di kota Isfahan di Iran bagian tengah. Laporan itu menyebutkan bahwa Presiden AS Donald Trump, pada malam 30 waktu setempat, memposting sebuah video di media sosial tanpa penjelasan keterangan. Dalam video tersebut terlihat serangkaian ledakan. Seorang pejabat AS mengatakan bahwa video itu merekam serangan tersebut. Saat ini, pihak militer AS, serta pihak Iran, belum memberikan tanggapan. (CCTV International News)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan