Trump: Masalah pengayaan uranium Iran akan "diselesaikan dengan sempurna"

Kabar terbaru.

Pada saat menerima wawancara dengan kantor berita AFP pada tanggal 7, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa masalah pengayaan uranium Iran akan “ditangani dengan sempurna”. Ia juga mengklaim bahwa gencatan senjata AS-Iran selama dua minggu adalah “kemenangan yang tuntas dan sepenuhnya” bagi AS.

Pada tanggal 7 April, waktu setempat, Presiden AS Donald Trump menulis di platform media sosial bahwa setelah melakukan percakapan dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Asim Munir, atas permintaan pihak Pakistan, pihak AS memutuskan untuk menunda sementara rencana serangan militer yang semula ditujukan terhadap Iran.

Selanjutnya, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan bahwa gencatan senjata kedua pihak AS dan Iran akan mulai berlaku pada pukul 03:30 dini hari waktu Iran pada tanggal 8 (pukul 08:00 waktu Beijing).

Perlu dicatat bahwa pada tanggal 7, surat kabar AS The New York Times mengutip dua pejabat AS yang mengatakan bahwa sebelum Presiden Trump mengumumkan gencatan senjata dengan Iran, ia masing-masing menelepon Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Munir dan Perdana Menteri Israel Netanyahu. Laporan tersebut tidak mengungkapkan rincian isi percakapan.

Disebutkan bahwa Munir adalah penghubung kunci antara AS dan Iran.

Selain itu, menurut laporan media Iran, pihak Iran telah menyerahkan kepada pihak AS 10 butir ketentuan gencatan senjata, yang di antaranya mencakup penerimaan atas aktivitas pengayaan uranium Iran.

Menurut kabar Xinhua sebelumnya, pada tanggal 8, Dewan Keamanan Nasional Iran mengeluarkan sebuah pernyataan, yang mempublikasikan poin-poin utama dari 10 butir ketentuan gencatan senjata yang disampaikan melalui Pakistan kepada pihak AS.

Poin-poin tersebut mencakup: pelayaran yang dikendalikan melalui Selat Hormuz, dengan koordinasi bersama Angkatan Bersenjata Iran; harus mengakhiri perang terhadap seluruh kekuatan perlawanan di kawasan; pasukan tempur AS ditarik keluar dari semua pangkalan dan titik penempatan di kawasan ini; penyusunan protokol keamanan untuk pelayaran Selat Hormuz guna memastikan posisi dominan Iran; kompensasi penuh atas kerugian yang diderita Iran berdasarkan perhitungan; pencabutan semua sanksi tingkat pertama dan tingkat kedua, serta pembatalan keputusan terkait dari Badan Energi Atom Internasional dan “keputusan Dewan Keamanan PBB terkait”; pembekuan semua aset dan properti luar negeri Iran dicairkan; dan pada akhirnya pengesahan sebuah keputusan Dewan Keamanan PBB yang mengikat untuk menyetujui seluruh ketentuan di atas.

Pernyataan itu mengatakan bahwa persetujuan “keputusan Dewan Keamanan PBB” akan membuat semua ketentuan tersebut menjadi hukum internasional yang mengikat, “memberikan kemenangan diplomatik yang signifikan bagi Iran”. Pakistan telah memberi tahu Iran bahwa pihak AS menerima prinsip-prinsip di atas sebagai dasar negosiasi.

Setelah itu, media Iran mengungkapkan seluruh 10 butir ketentuan, tetapi isinya tidak sepenuhnya konsisten.

Menurut laporan Radio dan Televisi Republik Islam Iran, 10 butir ketentuan tersebut masing-masing adalah: 1. Amerika pada prinsipnya harus menjamin tidak akan melanggar Iran; 2. menyusun protokol keamanan pelayaran Selat Hormuz untuk memastikan posisi dominan Iran; 3. menerima aktivitas pengayaan uranium Iran; 4. mencabut semua sanksi tingkat pertama terhadap Iran; 5. mencabut semua sanksi tingkat kedua terhadap Iran; 6. membatalkan “keputusan terkait dari Dewan Keamanan PBB”; 7. membatalkan “keputusan terkait dari Badan Energi Atom Internasional”; 8. membayar ganti rugi kepada Iran; 9. Amerika menarik pasukan tempur dari kawasan Timur Tengah; 10. menghentikan perang terhadap semua lini, termasuk Lebanon dan seterusnya.

Selain konten di atas, Kantor Berita Fars Iran mengutip pernyataan dari narasumber yang mengatakan bahwa ketentuan yang diajukan pihak Iran juga mencakup: berdasarkan protokol pelayaran, Iran setiap hari mengizinkan sejumlah kapal terbatas untuk melewati Selat Hormuz selama dua minggu di bawah pengawasan Iran; Iran berkomitmen untuk tidak membuat senjata nuklir; Iran setuju untuk melakukan perundingan dengan negara-negara di kawasan mengenai perjanjian perdamaian bilateral maupun multilateral dengan mempertimbangkan kepentingan nasionalnya sendiri; serta semua pihak harus memastikan bahwa mereka tidak akan melanggar sekutu-sekutu Iran.

Menurut laporan kantor berita Associated Press, berdasarkan ketentuan gencatan senjata yang diajukan pihak Iran, Iran dan Oman akan mengenakan biaya terhadap kapal yang melewati Selat Hormuz.

Disarikan dari: Xinhua, CCTV News

Penyunting naskah: Ran Yanqing

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan