Tahukah Anda, saya sudah lama mengamati bagaimana orang-orang bisa menjadi kaya dalam semalam lewat kontrak tanpa batas, lalu benar-benar menghabiskan deposit mereka. Dan setiap kali, skenarionya selalu sama—mereka tidak memahami bagaimana sebenarnya instrumen ini bekerja.



Mari kita bahas apa itu kontrak tanpa batas dan mengapa ini bukan sekadar perdagangan spot. Perpetual Futures ( yang disingkat PERP ) adalah instrumen keuangan unik di dunia kripto, di mana Anda tidak memiliki aset nyata, melainkan memperdagangkan kontrak atas harga masa depannya. Misalnya, BTC-PERP adalah kontrak untuk bitcoin, bukan bitcoin itu sendiri.

Perbedaannya dengan spot jelas: ketika Anda membeli bitcoin di pasar spot, bitcoin itu secara fisik ada pada Anda, bisa dikirim, dijual, atau digunakan. Dengan kontrak tanpa batas, semuanya berbeda—Anda hanya memegang hak untuk mendapatkan selisih harga saat penyelesaian. Tidak ada aset nyata, hanya kontrak.

Mengapa orang pada dasarnya memperdagangkan kontrak seperti ini? Pertama, untuk lindung nilai terhadap risiko. Kedua, Anda bisa membuka posisi short, bahkan jika Anda tidak memiliki aset. Ketiga, dan yang paling penting—leverage. Bayangkan Anda bisa membuka posisi senilai 1000 dolar dengan hanya memiliki 100 dolar di akun. Di berbagai platform, leverage bisa dari 10x sampai 150x dan lebih. Ini terdengar menarik, tetapi justru di sinilah bahaya utamanya tersembunyi.

Sekarang masuk ke mekanismenya. Saat Anda membuka posisi, Anda menaruh initial margin—ini adalah jaminan Anda. Jika harga bergerak melawan Anda dan kerugian mendekati jumlah margin, sistem akan menutup posisi secara otomatis. Ini disebut likuidasi. Misalnya, jika Anda menaruh 100 dolar dan membuka long pada bitcoin dengan leverage 20x, maka Anda mengendalikan nilai senilai 2000 dolar. Penurunan harga hanya 5% berarti kerugian 100 dolar—dan Anda akan dilikuidasi.

Selain biaya perdagangan, ada juga funding rate—ini adalah pembayaran yang mengambang antara posisi long dan short. Ketika mayoritas memperdagangkan long, para bullish membayar kepada para short, dan sebaliknya. Funding rate dihitung setiap 8 jam dan bisa bernilai positif atau negatif. Ini adalah mekanisme yang menyeimbangkan harga kontrak dengan harga spot.

Ada juga marked price—ini adalah nilai wajar kontrak, bukan sekadar harga terakhir dari transaksi. Sistem menggunakannya untuk menghitung keuntungan dan kerugian yang belum direalisasikan, agar menghindari likuidasi yang keliru di pasar yang volatil.

Ketika Anda masih memegang posisi terbuka, keuntungan dan kerugian Anda belum direalisasikan—keduanya berubah setiap kali harga bergerak. Anda menutup posisi—keuntungan atau kerugian menjadi nyata. Penting untuk memahaminya, karena sistem menggunakan PnL yang belum direalisasikan untuk menentukan apakah likuidasi diperlukan.

Ada juga insurance fund—ini adalah bantalan keamanan yang bekerja jika sistem tidak bisa menutup posisi tepat waktu dan kerugian melewati batas margin. Tanpanya, akun bisa jatuh ke minus. Namun masih ada mekanisme yang lebih ekstrem—penurunan leverage otomatis ketika posisi yang menghasilkan keuntungan menyetorkan sebagian dari profit untuk mengompensasi kerugian trader lain. Ini jarang terjadi, tetapi mungkin terjadi di pasar yang sangat volatil.

Saat membuka posisi, Anda memilih antara order pasar (langsung pada harga saat ini ) dan order limit (pada harga yang Anda inginkan, tetapi order bisa menunggu lama untuk dieksekusi ).

Hal lain yang perlu diperhatikan—kontrak bisa berbasis U ( dengan perhitungan dalam USDT ) dan kontrak berbasis token ( dengan perhitungan dalam mata uang kripto itu sendiri ). Jika Anda memperdagangkan kontrak berbasis U, Anda melihat profit dalam dolar. Untuk kontrak berbasis token, Anda akan mendapatkan dalam persentase dari aset, tetapi jika mata uang kriptonya sendiri turun, profit riil bisa lenyap.

Sekarang tentang risiko utama—likuidasi. Ini bukan sekadar mekanisme, melainkan ancaman nyata untuk kehilangan semua uang. Harga likuidasi adalah tingkat di mana sistem akan menutup posisi Anda. Tetapi yang menjadi masalahnya: kripto sangat volatil, dan bisa terjadi lonjakan mendadak (penyuntikan )—penurunan atau kenaikan harga jangka pendek, lalu kemudian kembali lagi. Lonjakan ini dapat memicu likuidasi secara instan tanpa memberi Anda waktu untuk menambah margin. Anda bisa melindungi diri dengan stop-loss.

Kesimpulannya sederhana: kontrak tanpa batas adalah instrumen yang kuat, tetapi berisiko tinggi. Leverage dapat mengubah kerugian kecil menjadi kehilangan penuh atas deposit. Sebelum mulai trading, pahami setiap mekanisme ini; kalau tidak, pasar akan mengajari Anda pelajaran yang sangat mahal.
BTC1,86%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan