Baik AS maupun Iran Mengklaim 'Kemenangan Lengkap'? Kesepakatan Aktual Masih Menunggu, 10 April Bisa Jadi Tanggal Kunci

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Pada 8 April, waktu Beijing, ketika tenggat waktu dari “ultimatum” sebelumnya semakin mendekat, Iran mencapai kesepakatan gencatan senjata dua pekan dengan Amerika Serikat dan Israel dengan syarat-syarat khusus. Di bawah koordinasi Iran, Selat akan aman untuk dilayari selama dua pekan ke depan. Yang menonjol, setelahnya kedua pihak menyatakan bahwa mereka telah meraih kemenangan penuh. Presiden AS Trump menyatakan dalam sebuah wawancara dengan AFP pada tanggal 7 bahwa masalah pengayaan uranium Iran akan “ditangani dengan sangat baik.” Ia juga mengklaim bahwa gencatan senjata dua pekan itu merupakan “kemenangan total dan lengkap” bagi AS. Selain itu, menurut CCTV News, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengucapkan selamat kepada rakyat Iran atas kemenangan mereka dalam sebuah pernyataan. Pernyataan tersebut menyebut bahwa AS pada prinsipnya telah berkomitmen untuk: · Menjamin tidak ada tindakan militer lebih lanjut · Mengakui kendali Iran yang berkelanjutan atas Selat Hormuz · Menerima kegiatan pengayaan uranium Iran · Mencabut semua sanksi primer dan sekunder terhadap Iran · Mengganti kerugian akibat kerusakan yang disebabkan kepada Iran. Namun, pernyataan ini kemudian dibantah oleh laporan berita berikutnya, karena Ketua Parlemen Iran Ghalibaf dijadwalkan memimpin delegasi Iran untuk berunding dengan AS di Islamabad, Pakistan, dengan delegasi AS dipimpin oleh Wakil Presiden Vance. Delegasi AS dan Iran diperkirakan akan terus melakukan perundingan di Islamabad pada 10 April untuk mencapai kesepakatan akhir guna menyelesaikan seluruh perselisihan. Lebih jauh, pada Rabu pagi, Angkatan Laut Iran memberi tahu kapal-kapal di sekitar Selat Hormuz bahwa pelayaran melalui Selat masih memerlukan izin dari Iran. Sebuah rekaman yang dibagikan oleh seorang anggota kru menunjukkan: “Semua kapal harus memperoleh izin dari Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran untuk melewati Selat. Kapal mana pun yang mencoba menyeberang tanpa izin akan dihancurkan.” Ini menunjukkan bahwa kesepakatan gencatan senjata mungkin hanya terbatas pada penghentian permusuhan, karena kedua pihak sebenarnya belum mencapai kesepakatan mengenai poin-poin konflik yang spesifik, dan sikap mereka tetap cukup kaku, setidaknya dalam pernyataan publik mereka.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan