Bikjie 9 April melaporkan, Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab pada 8 hari ini menyatakan bahwa pihaknya sedang memantau dengan saksama pengumuman gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran selama dua minggu, serta menekankan bahwa Iran harus mematuhi komitmennya untuk memastikan pelayaran yang aman dan lancar di Selat Hormuz. Pernyataan itu mengatakan bahwa serangan selama 40 hari terakhir yang menargetkan infrastruktur, fasilitas energi, serta sasaran warga sipil telah menyebabkan korban jiwa dan kerugian harta benda, dan tindakan terkait harus dimintai pertanggungjawaban serta dilakukan kompensasi. Langkah-langkah yang menyeluruh dan berkelanjutan perlu diambil untuk menghadapi ancaman keamanan kawasan, termasuk isu nuklir, rudal balistik, drone, dan lain-lain, sekaligus menjaga keamanan maritim guna mencegah pelayaran di Selat Hormuz terganggu. UEA juga menegaskan bahwa negaranya bukan pihak yang terlibat konflik, dan melalui jalur bilateral serta mekanisme seperti Dewan Kerja Sama Teluk, secara aktif melakukan upaya diplomatik untuk mencegah eskalasi situasi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan