Saya rasa hal terpenting dalam trading adalah manajemen risiko. Baru-baru ini saya menyadari bahwa banyak orang hanya mengejar keuntungan dan tidak menghitung risiko dengan benar. Ini bisa menjadi fatal dalam jangka panjang.



Apakah Anda pernah mendengar rasio risiko-imbalan (risk-reward ratio)? Singkatnya, jika ada kemungkinan kehilangan 1 dolar, maka kita harus menargetkan keuntungan minimal 2 dolar agar trading tersebut sepadan. Setelah menentukan harga entri, pertama-tama pikirkan di mana menempatkan stop loss. Kemudian tetapkan target take profit. Setelah semuanya ditentukan, hitung potensi kerugian dan potensi keuntungan.

Rumusnya sederhana. Rasio risiko-imbalan = potensi keuntungan ÷ potensi kerugian. Jangan melakukan trading sampai rasio ini mencapai minimal 1:2. Selama potensi keuntungan tidak lebih dari dua kali lipat dari risiko, sebaiknya lewati trading tersebut.

Dalam trading nyata, saya selalu memastikan rasio ini sebelum mengeksekusi order. Dengan hanya memilih trading yang memiliki rasio risiko-imbalan yang baik, secara otomatis trading berkualitas rendah akan tersaring. Hasilnya, tingkat kemenangan mungkin menurun, tetapi satu kemenangan bisa menutupi beberapa kekalahan. Saya rasa ini yang akan membawa keuntungan yang stabil.

Saat membuat rencana trading, pastikan untuk selalu memasukkan sudut pandang ini. Periksa apakah rasio risiko-imbalan sesuai dengan strategi Anda sebelum bertindak. Hanya dengan cara ini, kualitas trading Anda akan meningkat secara signifikan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan