Saya ingin berbicara tentang sebuah konsep yang banyak orang tidak memahami dengan jelas: apa sebenarnya arti dari likuidasi.



Misalnya kamu memiliki 10.000 yuan, meminjam 90.000 dari bursa untuk mengumpulkan 100.000 yuan membeli Bitcoin. Ini disebut leverage 10 kali lipat. Tapi mengapa bursa mau meminjamkan uang padamu? Karena mereka ingin menghindari risiko. Jadi mereka menetapkan harga likuidasi—begitu asetmu turun ke titik tertentu, bursa akan langsung menutup posisi kamu.

Bitcoin turun 10%, kamu rugi 10.000 yuan. Kamu kira uang 10.000 yuan itu masih di tanganmu? Tidak, bursa sama sekali tidak akan menunggu reaksi kamu. Mereka langsung menjual 10.000 yuan itu menjadi U, dan menagih kembali aset yang dipinjam. Margin kamu pun hilang begitu saja. Itulah yang disebut likuidasi.

Tapi banyak orang tidak mau kalah. Rugi 10.000 yuan, mereka meminjam lagi 10.000 yuan dari pinjaman online, dan memasukkan sebagai margin di bursa. Kali ini mereka bearish, meminjam 90.000 yuan dalam bentuk Bitcoin dan langsung menjualnya. Sekarang mereka punya 100.000 U. Tapi Bitcoin naik 10%. Uang 100.000 itu tidak cukup untuk membeli kembali Bitcoin yang sudah naik ke 110.000. Bursa tidak punya pilihan, mereka hanya bisa menggunakan margin 1.000 yuan yang tersisa untuk membeli Bitcoin dan menutup kekurangan. Sekali lagi, likuidasi terjadi.

Pada saat ini, seseorang mulai menelepon teman. Meminjam lagi 1.000 yuan. Kali ini mereka memutuskan leverage 5 kali lipat. Tapi setelah 3 hari, likuidasi lagi. Uang pinjaman hilang, tinggal satu sepeda motor listrik. Tidak punya helm, lalu meminjam 200 yuan dari Huabei. Begitulah mereka masuk ke tim pengantar makanan.

Setiap hari dari jam 7 pagi sampai 10 malam, satu pengantaran 5 yuan. Setelah setahun, akhirnya mengumpulkan 100.000 yuan. Kali ini mereka menjual sepeda motor listrik, dan helm seharga 10 yuan ke rekan kerja. Dengan leverage 10 kali lipat, sangat berhati-hati. Tapi setelah 3 bulan, tetap likuidasi lagi.

Saat itu usiamu sudah 28 tahun. Tidak punya pacar, tidak punya pekerjaan tetap. Melihat orang di sekitarnya membeli rumah dan menikah, tapi kamu sendiri terjerat dalam kontrak trading yang membuatmu terpuruk. Setiap malam teringat likuidasi, sulit tidur. Merokok sambil bertanya pada diri sendiri: Apakah masih ada peluang?

Dimulai lagi dari awal. Belajar keras dari buku trading. Akhirnya mengumpulkan uang untuk mencoba peruntungan. Suatu malam, bursa offline. Tetap likuidasi. Sekarang tinggal ponsel dan beberapa ratus yuan. Bulan depan tidak bisa bayar sewa rumah.

Ini bukan soal keberuntungan. Esensi likuidasi adalah: ketika kerugianmu mencapai batas margin, bursa akan memaksa menutup semua posisi. Uang pinjaman harus dikembalikan. Semakin tinggi leverage, semakin cepat likuidasi. Beberapa orang mengira mereka bisa memprediksi pasar, tapi pasar tidak mengikuti aturan. Likuidasi terjadi dalam sekejap.

Banyak orang sampai sekarang belum memahami apa arti likuidasi. Mereka mengira hanya kerugian uang. Tapi sebenarnya tidak. Likuidasi berarti dana kamu dipaksa dilikuidasi, dan hutang yang kamu pinjam tetap harus dibayar. Itu yang benar-benar membuat putus asa.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan