Juru Bicara Perwakilan Tetap China untuk Uni Eropa menjawab pertanyaan wartawan terkait pernyataan juru bicara European External Action Service tentang Laut China Selatan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Mikroakun resmi Kedutaan Tiongkok untuk Uni Eropa mengabarkan pada 2 September bahwa juru bicara Kedutaan Tiongkok untuk Uni Eropa menjawab pertanyaan wartawan mengenai pernyataan juru bicara Badan Tindakan Luar Negeri Uni Eropa yang terkait dengan Laut Tiongkok Selatan.

**Tanya: pada 1 September, juru bicara Badan Tindakan Luar Negeri Uni Eropa mengeluarkan pernyataan yang mengecam kapal penjaga pantai Tiongkok yang melakukan tindakan berbahaya di wilayah Laut Tiongkok Selatan terhadap kapal Filipina, dengan menyatakan bahwa tindakan tersebut membahayakan keselamatan jiwa personel di laut, melanggar kebebasan navigasi yang dinikmati semua negara berdasarkan hukum internasional, menyatakan bahwa pihaknya tetap berpegang pada norma internasional seperti Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) dan putusan arbitrase Laut Tiongkok Selatan tahun 2016, serta mendukung negara-negara mitra untuk menggunakan hak yang sah. Bagaimana komentar pihak Tiongkok terhadap hal ini? **

Jawab: Xianbin Jiao adalah bagian dari Kepulauan Nansha Tiongkok, dan merupakan wilayah yang melekat secara bawaan milik Tiongkok. Dalam suatu periode waktu, kapal-kapal penjaga pantai pihak Filipina terus tinggal secara ilegal di dalam laguna Xianbin Jiao di Kepulauan Nansha Tiongkok, secara sepihak mengubah kondisi Xianbin Jiao yang sebelumnya tanpa penjaga dan tanpa fasilitas. Pihak Tiongkok berkali-kali mengajukan perundingan dan protes serius melalui jalur diplomatik kepada pihak Filipina, menuntut agar pihak Filipina segera menarik kapal-kapal terkait. Pihak Filipina, bukannya mengindahkan, justru semakin bertindak berlebihan: kapal-kapal penjaga pantai yang tinggal ilegal terus mencari-cari insiden dan menimbulkan kekacauan di laguna Xianbin Jiao, bahkan dengan cara berbahaya dengan sengaja menabrakkan kapal penjaga pantai Tiongkok yang menjalankan penegakan hak secara normal. Fakta-fakta di atas sangat jelas; juru bicara Biro Penjaga Laut pihak Tiongkok telah menyampaikan pernyataan pada waktu yang tepat. Operasi lapangan pihak Tiongkok adalah sah dan patut, sesuai standar profesional, tanpa dapat dipersalahkan; tanggung jawab penuh atas terjadinya tabrakan antara kapal kedua pihak sepenuhnya berada pada pihak Filipina.

Uni Eropa bukan pihak yang bersengketa dalam isu Laut Tiongkok Selatan, dan tidak berhak ikut campur dan memberi arahan dalam isu Laut Tiongkok Selatan. Pihak Eropa dengan keras kepala mengabaikan fakta, membalikkan hitam menjadi putih, dan secara terang-terangan memberikan dukungan terhadap tindakan provokasi pihak Filipina yang melanggar kedaulatan wilayah milik Tiongkok—perilaku “membantu sebelah” dengan menyalakan bara api dan menambahkan minyak itu ada maksud apa? Laut Tiongkok Selatan adalah wilayah laut dengan pelayaran paling aman dan paling bebas di dunia; tidak ada masalah apa pun terkait kebebasan navigasi. “Perkara arbitrase Laut Tiongkok Selatan” sepenuhnya adalah permainan politik dan sandiwara politik; putusan yang disebut itu sendiri secara serius melanggar hukum internasional, khususnya Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut. Pihak Eropa berulang kali mengangkat isu kebebasan navigasi dan “perkara arbitrase Laut Tiongkok Selatan”; selain bertentangan dengan harapan bersama negara-negara di kawasan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut Tiongkok Selatan, juga tidak membawa manfaat apa pun bagi kepentingan Uni Eropa maupun reputasi internasionalnya.

Terkait tuduhan pihak Eropa, pihak Tiongkok sangat tidak puas, secara tegas menolak, dan sama sekali tidak akan menerima. Kami mendesak pihak Eropa untuk menghadapi fakta dan kebenaran, bersikap objektif dan adil, serta bersikap hati-hati dan cermat dalam berbicara mengenai isu Laut Tiongkok Selatan, dengan benar-benar menghormati hak dan kepentingan pihak Tiongkok serta upaya yang dilakukan oleh negara-negara kawasan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut Tiongkok Selatan. Pihak Tiongkok akan terus mengambil langkah-langkah yang kuat sesuai hukum untuk menjaga kedaulatan wilayah dan hak serta kepentingan maritimnya, serta menjaga keseriusan “Deklarasi tentang Perilaku Para Pihak di Laut Tiongkok Selatan”.

Harian Ekonomi

(Penyunting: Wang Zhiqian HF013)

     【Pernyataan penyangkalan】Artikel ini hanya mewakili pandangan penulis sendiri, dan tidak ada hubungan dengan Hexun. Situs Hexun bersikap netral terhadap pernyataan, penilaian pandangan yang termuat dalam artikel tersebut, dan tidak memberikan jaminan apa pun secara tersurat maupun tersirat mengenai ketepatan, keandalan, atau kelengkapan konten tersebut. Pembaca hanya dapat menggunakannya sebagai bahan referensi, dan sepenuhnya menanggung tanggung jawab atas segala hal.

news_center@staff.hexun.com

Laporkan

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan