Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#WTICrudePlunges
Pasar energi sedang mengalami perubahan besar hari ini, 8 April 2026, karena kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) mengalami penurunan satu hari terdalam dalam beberapa tahun terakhir. Harga telah anjlok sekitar **16%**, jatuh dari puncak terbaru yang mendekati **$113** menjadi diperdagangkan serendah **$94,12** per barel.
Pendorong utama di balik jatuhnya “black gold” ini adalah meredanya ketegangan di Timur Tengah secara tiba-tiba. Pengumuman Presiden Trump tentang gencatan senjata bersyarat selama dua minggu dengan Iran telah mengubah lanskap risiko secara mendasar. Yang paling penting, kesepakatan tersebut mencakup pembukaan kembali **Selat Hormuz** secara “lengkap dan segera”, sebuah jalur maritim vital yang dialiri hampir 20% pasokan minyak global.
Para trader yang sebelumnya memperhitungkan pemblokiran jangka panjang dan bencana pasokan kini secara agresif melepas posisi bullish. Kembalinya sekitar 10 juta barel minyak mentah harian ke pasar global secara efektif telah menembus “war premium” yang telah membuat harga tetap di atas **$100** sejak bulan Maret.
Dari sudut pandang teknis, WTI telah memotong beberapa lapisan level support:
* **$100 Batas:** Merebut kembali level psikologis ini dari sisi bawah telah memicu aksi jual yang signifikan.
* **Level Fibonacci:** WTI gagal bertahan pada level retracement 50% di **$101.28**, lalu dengan cepat merosot menuju level 61,8% di sekitar **$97.29**.
* **Moving Averages:** Meskipun arah yang lebih luas tetap naik karena kenaikan sejak awal tahun (year-to-date), penurunan agresif menuju SMA 200 hari menunjukkan koreksi yang lebih dalam bisa saja terjadi jika gencatan senjata bertahan melewati jendela 14 hari awal.
Kejatuhan pada minyak mentah bertindak sebagai angin besar (tailwind) bagi sektor-sektor lain. Sementara saham perusahaan minyak seperti BP dan Shell turun lebih dari 5%, pasar saham global dan aset “risk-on” seperti Bitcoin justru menguat saat kekhawatiran inflasi mereda. Namun, para analis memperingatkan bahwa harga di pompa mungkin tidak langsung turun karena adanya tumpukan keterlambatan rantai pasokan (backlogs) yang sudah ada dan sifat sementara dari gencatan senjata saat ini.
Para trader sebaiknya memantau level support **$93.95** dengan saksama. Jika terjadi penembusan di bawah level ini, bisa membuka jalan bagi kembalinya ke level pra-perang yang berada di sekitar **$84**, sedangkan tanda-tanda gencatan senjata yang mulai retak kemungkinan besar akan memicu lonjakan “gap up” yang ganas kembali menuju **$110**. #TrumpAgreesToTwoWeekCeasefire