Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini saya melihat BERA meluncurkan kontrak perpetual, dan tingkat biaya dana sempat turun ke -2%, ini mengingatkan saya pada peluang menghasilkan uang yang sering diabaikan oleh banyak pemula—yaitu mendapatkan keuntungan stabil melalui arbitrase tingkat biaya dana.
Sebenarnya mekanisme tingkat biaya dana ini cukup menarik. Bursa merancang sistem biaya ini agar harga kontrak perpetual tetap sejalan dengan harga spot. Ketika harga kontrak lebih tinggi dari harga spot, posisi long harus membayar ke posisi short; sebaliknya, jika harga kontrak lebih rendah dari harga spot, posisi short harus membayar ke posisi long. Tarif ini biasanya diselesaikan setiap 8 jam, dengan tujuan utama menyeimbangkan kekuatan pasar antara posisi long dan short melalui insentif ekonomi.
Lalu, bagaimana orang biasa bisa memanfaatkan mekanisme ini untuk mendapatkan keuntungan? Cara paling langsung adalah melakukan arbitrase hedging antara spot dan kontrak perpetual. Singkatnya, yaitu membeli spot sekaligus melakukan short kontrak (atau sebaliknya), sehingga apapun pergerakan harga, Anda tetap bisa mengunci keuntungan dari tingkat biaya dana. Misalnya, membeli 10 ETH secara spot dan sekaligus melakukan short 10 ETH kontrak perpetual, setiap kali penyelesaian Anda bisa menerima biaya dari posisi long. Strategi delta netral ini biasanya bisa memberikan hasil tahunan sekitar 12% sampai 50%.
Kalau ingin mengoptimalkan keuntungan lebih jauh, ada beberapa cara lanjutan. Salah satunya adalah arbitrase antar platform, memanfaatkan perbedaan tingkat biaya dana di berbagai bursa. Misalnya, di satu bursa besar ETH biaya dana 0,06%, sementara di bursa lain -0,03%, Anda bisa melakukan short di tempat dengan biaya tinggi dan long di tempat dengan biaya rendah, lalu mendapatkan selisihnya. Ada juga cara menambahkan hasil staking—misalnya, memegang ETH sekaligus melakukan staking (misalnya staking ETH dengan hasil tahunan 3,6%), lalu melakukan hedging dengan kontrak perpetual untuk mengurangi risiko, sehingga hasil tahunan bisa bertambah menjadi 20% sampai 50%.
Tentu saja, jika ingin lebih agresif, Anda bisa menggunakan leverage untuk memperbesar posisi. Dengan leverage 3x, modal 1000 USDT bisa mengelola posisi sebesar 3000 USDT, dan hasil dari biaya dana akan dihitung berdasarkan jumlah tersebut, sehingga hasil tahunan bisa melampaui 24,6%. Tapi, leverage adalah pedang bermata dua, harus selalu menyediakan margin yang cukup, karena jika terjadi pergerakan ekstrem, bisa langsung terkena margin call atau likuidasi.
Risiko juga harus diperhatikan. Tingkat biaya dana bisa berbalik, dari positif menjadi negatif, sehingga keuntungan bisa berubah menjadi kerugian secara mendadak. Oleh karena itu, sebaiknya pilih koin dengan tingkat biaya dana yang stabil dan positif dalam jangka panjang, seperti BTC dan ETH. Selain itu, perhatikan biaya transaksi dan slippage, karena trading yang terlalu sering bisa menggerus profit. Biasanya, tingkat biaya dana harus lebih dari 0,05% agar bisa menutup biaya transaksi. Pasar dengan likuiditas rendah juga bisa menyebabkan spread melebar, yang menjadi jebakan lain.
Mari kita hitung perkiraan keuntungan. Misalnya, harga spot 3700 dolar, tingkat biaya dana 0,03%, tanpa leverage, membeli spot dan melakukan short kontrak perpetual, keuntungan harian sekitar 0,45 dolar, dan jika dihitung tahunan sekitar 16,4%. Dengan leverage 3x, hasil tahunan bisa mencapai 24,6%. Angka-angka ini mungkin tidak terlalu mencengangkan, tapi keunggulannya adalah strategi ini risiko rendah, fleksibel, cocok untuk mereka yang mencari aliran kas stabil.
Secara keseluruhan, inti dari arbitrase tingkat biaya dana adalah menggunakan strategi netral pasar untuk menangkap selisih biaya, tanpa terlalu khawatir tentang fluktuasi harga. Asalkan Anda memilih koin yang tepat, mengontrol leverage, memperhatikan biaya transaksi, dan menggabungkan staking atau arbitrase antar platform, Anda bisa membangun sistem penghasilan yang relatif stabil. Cara ini tidak akan membuat Anda kaya dalam semalam, tapi bisa memberikan pendapatan pasif yang cukup konsisten.