Aktivis sosial Gu Suiyao meninggal dunia karena sakit, usia 80 tahun

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Meninggalnya tokoh gerakan sosial Gu Siyo (古思堯) yang menderita kanker rektum stadium akhir hari ini, pukul ini, diumumkan telah berpulang karena sakit, pada usia 80 tahun.

Komite Aksi Memelihara Pulau (保釣行動委員會) menyatakan bahwa sekitar pukul 1 siang, Gu Siyo meninggal dunia di Rumah Sakit Caritas (明愛醫院) dengan didampingi oleh putranya, sementara urusan upacara pemakaman akan diumumkan kemudian oleh “Komite Urusan Pemakaman Gu Siyo” (古思堯治喪委員會).

Mantan rekan Partai Sipil (社民連黨) yakni 曾健成 menanggapi pertanyaan media, mengatakan bahwa sejak akhir tahun lalu, Gu telah berbaring sakit di tempat tidur, tidak dapat makan, dan kondisinya sudah tidak terlalu optimistis.

Pada 2012 Berhasil Naik ke Diaoyutai, Ditangkap Pihak Jepang

Gu Siyo telah berjuang selama bertahun-tahun. Pada 2012, ia berhasil naik ke Diaoyutai dengan menaiki “Qifeng No. 2” (啟豐二號), lalu kemudian ditangkap oleh otoritas Jepang. Selama bertahun-tahun, ia sering mengangkat peti mati buatannya sendiri untuk melakukan aksi protes, serta berkali-kali keluar-masuk penjara, meninggalkan 16 catatan kasus, termasuk tuduhan menghina bendera nasional atau bendera wilayah serta upaya menghasut, dan lain-lain.

Gu Siyo pernah memohon keringanan di pengadilan dengan mengatakan bahwa selama puluhan tahun, ia terus melakukan aksi protes dengan cara damai, dan mengatakan bahwa ia bersedia menjadi “pejuang” dalam gerakan sosial dan demokrasi, serta juga berharap bisa menjadi “martir kebebasan dan hak asasi manusia.”

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan