Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pelabuhan perlindungan di tengah guncangan Iran—Saham Bank China
Ketika pasar global bergejolak akibat perang Iran, saham bank China secara bertahap mengukuhkan posisinya sebagai aset safe haven, berkat imbal hasil dividen yang stabil dan prospek laba yang membaik.
Sejak konflik di Timur Tengah meletus, indeks perbankan CSI 300 (沪深300) mencatat kenaikan kumulatif 2,7%, sementara indeks acuan CSI 300 (沪深300) pada periode yang sama turun 5,7%. Analis menyebutkan, tekanan pada net interest margin (NIM) bank-bank besar China terus mereda, ditambah pertumbuhan yang kuat pada pendapatan komisi dan biaya (fee), sehingga terdapat kemungkinan kinerja kuartal pertama melampaui ekspektasi.
Dalam latar emosi pasar yang didominasi oleh pencarian aset defensif (risk-off), imbal hasil dividen saham bank China sekitar 5%—jauh di atas imbal hasil indeks CSI 300 sebesar 2,8% dan imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun sekitar 1,8%—memberi daya tarik yang signifikan bagi investor yang mencari penempatan defensif.
Tekanan NIM mereda, kinerja kuartal pertama berpotensi melampaui ekspektasi
Berdasarkan data tahunan yang telah diungkap, penyempitan margin pada bank-bank BUMN terbesar di China terlihat sudah makin menyempit secara nyata.
NIM bersih Bank Industri dan Komersial (工商银行) serta Bank Pertanian (农业银行) pada 2025 masing-masing menyempit 14 basis poin menjadi 1,28% dibanding tahun sebelumnya; sedangkan pada 2024, besaran penyempitannya masing-masing sebesar 19 basis poin dan 18 basis poin, dengan tren perbaikan yang cukup jelas.
Menurut laporan media, analis Citigroup menyatakan bahwa terdapat potensi kinerja perbankan China pada kuartal pertama melampaui ekspektasi; manajemen bank telah memberikan sinyal yang lebih positif terkait prospek pertumbuhan pendapatan. Faktor pendorong utamanya mencakup perbaikan marjinal tekanan NIM serta pertumbuhan kuat pendapatan fee.
Wang Yifeng, analis keuangan utama dari Everbright Securities, menyatakan:
Imbal hasil dividen menonjol, atribut defensif semakin terlihat
Di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global, daya tarik dividen saham bank China menjadi khususnya menonjol.
Berdasarkan data kompilasi Bloomberg, imbal hasil dividen yang diproyeksikan untuk saham bank-bank utama China dalam 12 bulan ke depan sekitar 5%; tidak hanya jauh lebih tinggi daripada level keseluruhan indeks CSI 300 sebesar 2,8%, tetapi juga jauh melampaui imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun sekitar 1,8%.
Fu Zhifeng, Chief Investment Officer Shanghai Chengzhou Investment Management, menyatakan: