Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru saja melihat peluang pasar yang menarik. Baru-baru ini Presiden Ukraina Zelensky menyatakan bersedia melepaskan keanggotaan NATO demi jaminan keamanan, dan saham pertahanan di Eropa mengalami koreksi yang cukup signifikan. Harga saham perusahaan raksasa pertahanan seperti Rheinmetall, Leonardo, Saab semuanya turun, tetapi logika di baliknya patut dipikirkan lebih dalam.
Secara kasat mata, harapan negosiasi damai tampaknya melemahkan permintaan terhadap perlengkapan militer. Tetapi kenyataannya jauh lebih kompleks. Ukraina meskipun melepaskan keanggotaan NATO, sedang berusaha mendapatkan jaminan keamanan "berbasis NATO", yang berarti negara-negara Eropa perlu berperan sebagai penjamin keamanan jangka panjang. Dengan kata lain, pengeluaran pertahanan bukan akan berkurang, melainkan akan terus meningkat dengan cara yang berbeda.
Data mendukung penilaian ini. Pengeluaran militer total negara-negara anggota NATO pada tahun 2024 diperkirakan mencapai 1,45 triliun dolar AS, meningkat 9,6% dibandingkan tahun sebelumnya, ini adalah kenaikan terbesar sejak 2014. Ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan perubahan struktural. Konflik Ukraina benar-benar mengubah kebijakan keamanan di Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara ASEAN juga secara bersamaan memperkuat kemampuan militer mereka. Ketegangan geopolitik global akan semakin kompleks.
Bagi investor, koreksi ini sebenarnya adalah peluang yang bagus untuk melakukan penataan portofolio. Daripada mengejar saham pertahanan tunggal, lebih baik melihat ETF pertahanan yang tersebar risiko. Misalnya ETF ITA yang terbesar (hampir 13 miliar dolar AS), mencakup 41 perusahaan pertahanan AS, dengan RTX dan Boeing sebagai posisi utama. XAR berukuran lebih kecil tetapi naik 48% dalam setahun, PPA mencakup 59 perusahaan untuk eksposur yang lebih luas. Jika ingin eksposur ke Eropa, EUAD mencakup perusahaan pertahanan terkemuka seperti Airbus dan Rolls-Royce, dengan kenaikan tertinggi mencapai 72%.
Mengapa ETF pertahanan terkait Ukraina ini layak diperhatikan, bukan karena konflik Ukraina, tetapi karena mereka mencerminkan tren kenaikan pengeluaran pertahanan global dalam jangka panjang. Kontraktor besar seperti Lockheed Martin, RTX, Northrop Grumman memiliki buku kontrak pemerintah jangka panjang yang tebal, dan fluktuasi pasar jangka pendek tidak akan mengubah proyeksi pendapatan mereka.
Saat ini, peluang ETF pertahanan terkait Ukraina memang layak untuk diamati. Bukan untuk bertaruh pada eskalasi konflik, tetapi untuk bertaruh pada pertumbuhan pengeluaran keamanan secara struktural.