Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Miliarder wanita Chen Lihua meninggal dunia: Bagaimana pembagian warisan ratusan miliar? Cerita di balik hubungan Chi Chongrui dengan anak-anaknya
Kepulangan tokoh legendaris dunia bisnis Tiongkok, Chen Lihua, telah memicu perhatian luas. Pengusaha yang terkenal dengan investasi real estat dan budaya kayu zitan ini tidak hanya meninggalkan jejak yang sangat menonjol di bidang bisnis, tetapi juga hubungan keluarga yang unik serta pengaturan warisan kekayaannya menjadi fokus perbincangan publik. Menurut data yang dipublikasikan, Chen Lihua membangun peta bisnis melalui Grup Fuhua International yang mencakup berbagai bidang seperti real estat, hotel kelas atas, pariwisata budaya, dan lainnya. Pada Daftar Kekayaan Hurun 2025, ia berada di jajaran teratas dengan kekayaan lebih dari 50B yuan.
Pengusaha perempuan yang memulai dari nol ini pada masa-masa awalnya mengakumulasi modal awal melalui perbaikan furnitur. Pada era 1980-an, ia beralih ke pasar real estat Hong Kong untuk mencapai lonjakan modal. Pada awal 1990-an, ia kembali ke Beijing untuk berinvestasi pada proyek-proyek properti. Selama tiga puluh tahun industri real estat naik-turun, strategi investasinya yang konservatif dan stabil membuat kekayaannya tidak turun, melainkan meningkat—dari 39B yuan pada 2019 menjadi lebih dari 500 miliar yuan hingga saat ini. Kearifan bisnis yang mampu menembus siklus ini, di tengah latar ketika para pengusaha properti pada periode yang sama banyak yang menghadapi kesulitan, tampak semakin menonjol.
Dalam hal hubungan keluarga, jejak kehidupan Chen Lihua memiliki nuansa dramatis. Pernikahan pertamanya menghasilkan satu putra dan dua putri. Putra sulung, Zhao Yong, kini sepenuhnya mengambil alih urusan grup. Putri sulungnya, Zhao Li, bertanggung jawab atas bagian hotel dan wisata budaya. Adapun putri keduanya, Zhao Min, memegang kendali operasional museum zitan. Pernikahannya pada 1990 dengan aktor Chi Zhongrui sempat memicu kontroversi sosial, mengingat pasangan dengan selisih usia 11 tahun itu membuktikan kesungguhan satu sama lain melalui hidup bersama lebih dari tiga puluh tahun dan mematahkan keraguan dari pihak luar. Meskipun tidak memiliki anak kandung, Chi Zhongrui menjabat sebagai eksekutif di Museum Zitan, dengan keterlibatan mendalam dalam pembangunan bidang-bidang budaya.
Terkait pembagian warisan, hingga saat ini belum ada pengungkapan resmi. Namun, menurut keterangan dari pihak yang mengetahui situasi, Chi Zhongrui dalam wawancara-wawancara sebelumnya pernah menyatakan secara tegas menolak mewarisi harta, dengan alasan bahwa kekayaan besar justru akan menjadi beban dalam hidup. Sikap yang melampaui itu menciptakan kontras yang menarik dengan perannya yang nyata dalam keluarga—sebagai anggota penting dari keluarga Manchu, ia secara ketat mengikuti ketentuan tata krama tradisional, serta menjaga pola bergaul yang harmonis dengan anak-anak tirinya. Keluarga besar empat generasi serumah ini hingga kini mempertahankan tradisi tinggal bersama, yang pada masyarakat kontemporer tergolong sangat langka.
Warisan bisnis Chen Lihua tidak hanya tercermin dalam kekayaan materi, tetapi juga pada model perkembangan yang ia ciptakan, yakni “budaya + bisnis”. Proyek-proyek ikonik seperti Beijing Jinbaojie menggabungkan estetika arsitektur tradisional dengan operasi bisnis modern secara sempurna, sementara Museum Zitan menjadi platform unik untuk perlindungan warisan budaya takbenda dan penyebaran budaya. Filsafat bisnis yang melampaui sekadar pengembangan real estat inilah mungkin menjadi kunci mengapa kekayaannya mampu menembus siklus ekonomi. Di tengah penyesuaian mendalam industri real estat saat ini, kebijaksanaan bisnis dari pengusaha perempuan legendaris ini masih layak untuk ditelusuri lebih dalam.