Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru saja saya menyadari sesuatu yang layak diperhatikan di bidang energi terbarukan. Sementara kebanyakan orang fokus pada tenaga surya dan angin, ada permainan diam-diam yang diakui oleh investor besar seperti Berkshire Hathaway yang diam-diam mengakumulasi saham energi panas bumi. Dan jujur saja, semakin saya mendalami sektor ini, semakin masuk akal alasannya.
Energi panas bumi benar-benar efisien dalam cara yang sulit ditandingi oleh energi terbarukan lainnya. Kita berbicara tentang kerugian energi minimal karena satu-satunya titik gesekan nyata adalah terkait turbin. Saat ini, energi panas bumi hanya mewakili sekitar 5% dari total pembangkit energi terbarukan, tetapi yang perlu diperhatikan—ini mulai berkembang. Tahun lalu, mantan CTO dari perusahaan jasa minyak besar membuat pengamatan penting: energi panas bumi tidak lagi menjadi eksperimen niche. Ini menjadi benar-benar skalabel dan bisa menjadi faktor penting secara material.
Uang besar mulai bergerak juga. Menurut laporan, perusahaan minyak besar merencanakan dorongan terbesar mereka untuk saham energi panas bumi dalam tiga dekade terakhir. Itu memberi tahu Anda sesuatu tentang arah pandangan mereka terhadap sektor ini.
Jadi, saham energi panas bumi mana yang sebaiknya Anda perhatikan? Ada tiga yang layak dipertimbangkan, dan masing-masing memberi sudut pandang berbeda tentang peluang ini.
Pertama adalah Ormat Technologies. Perusahaan ini memiliki ambisi pertumbuhan yang serius. Mereka baru saja melepas $377 juta untuk mengakuisisi aset panas bumi di Nevada, termasuk pembangkit Dixie Valley—salah satu yang terbesar di negara bagian tersebut. Dalam hal ekspansi, mereka menargetkan kapasitas gabungan antara 1.182 hingga 1.202 MW dari energi panas bumi dan tenaga surya pada tahun 2023, yang setara dengan pertumbuhan tahunan sekitar 27-29%. Mereka memiliki 10 proyek panas bumi dan empat proyek tenaga surya dalam pipeline. Dari perspektif neraca keuangan, mereka memiliki $493 juta dalam kas, sehingga jalur keuangan untuk eksekusi tersedia. Mereka juga memproyeksikan EBITDA yang disesuaikan sebesar $400 juta, yang menunjukkan peningkatan visibilitas arus kas.
Kemudian ada Polaris Infrastructure, yang jujur tampaknya berjalan di bawah radar kebanyakan orang. Valuasi mereka menarik—diperdagangkan dengan P/E trailing 11,14 dan hasil dividen 3,9%. Mereka mengoperasikan kapasitas panas bumi sebesar 72 MW di Nikaragua plus fasilitas hidroelektrik di Peru. Pada kuartal Q1, mereka menghasilkan arus kas operasional sebesar $9,4 juta, yang jika diannualisasi sekitar $40 juta. Cukup untuk menopang dividen mereka dengan nyaman. Mereka menutup kuartal tersebut dengan kas sebesar $109,7 juta dan aktif mencari akuisisi untuk memperluas portofolio. Dengan strategi pertumbuhan yang disiplin dan dinamika kas yang membaik, masih ada potensi kenaikan di sini.
Sudut pandang ketiga adalah BP. Perusahaan minyak besar secara bertahap beralih ke energi terbarukan, dan BP berada dalam posisi yang baik untuk melakukan hal ini. Harga minyak tetap stabil, yang membantu bisnis inti mereka, tetapi mereka juga menanamkan modal nyata untuk transisi energi. Mereka berinvestasi bersama Chevron sebesar $40 juta ke Eavor Technologies, perusahaan panas bumi Kanada yang bertujuan menyediakan tenaga untuk 10 juta rumah pada tahun 2030. BP menargetkan peningkatan sepuluh kali lipat dalam investasi rendah karbon pada 2030, dengan kapasitas energi terbarukan bersih sebesar 50 GW—campuran tenaga surya, angin, dan panas bumi.
Yang menarik adalah: AS sudah memiliki kapasitas panas bumi terbesar di dunia sebesar 3,7 GW, mewakili 24% dari total dunia. Tapi itu baru permulaan. Jika dipikir-pikir, hanya 0,1% dari total isi panas bumi Bumi secara teoretis bisa memenuhi kebutuhan energi global selama 2 juta tahun. Itulah skala yang kita bicarakan. Seiring inovasi semakin cepat dan aliran modal masuk ke saham energi panas bumi, sektor ini benar-benar bisa menjadi salah satu sumber energi utama. Layak untuk terus dipantau.