Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Indonesia mengekstradisi pria Skotlandia yang dicari oleh Spanyol sebagai bos kejahatan
JAKARTA, Indonesia (AP) — Otoritas Indonesia pada Rabu mengekstradisi seorang tersangka bos kriminal asal Skotlandia ke Spanyol, setelah penyingkirannya tertunda berkali-kali karena polisi mengejar penyelidikan yang masih berlangsung, kata para pejabat.
Steven Lyons, 45, yang oleh penegak hukum digambarkan sebagai figur senior dalam sindikat kejahatan internasional, diterbangkan dari Indonesia ke Amsterdam dini hari Rabu, kata Husnan Handano, juru bicara kantor imigrasi Pulau Bali.
Dari sana, ia akan dipindahkan lanjut ke Spanyol untuk menghadapi dakwaan terkait perdagangan narkoba dan pencucian uang, kata Handano.
Lyons ditangkap pada 28 Maret saat tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali dari Singapura setelah sistem imigrasi Indonesia menandainya melalui Interpol Red Notice yang dikeluarkan atas permintaan Spanyol. Red Notice adalah peringatan internasional yang meminta penangkapan seorang tersangka untuk tujuan ekstradisi.
Diduga menjadi pemimpin keluarga kejahatan Lyons, Lyons dicari oleh otoritas di Spanyol dan Inggris. Ia masuk daftar buronan Spanyol selama sekitar dua tahun, setelah sebuah pembunuhan di sana pada 2024.
Kapolri Bali Daniel Adityajaya mengatakan penangkapan Lyons merupakan bagian dari penyelidikan bersama yang melibatkan otoritas Indonesia, Spanyol, dan Skotlandia.
Lyons tiba di Bali bersama dua rekan yang diyakini masih berada di pulau itu, meskipun Lyons mengatakan kepada otoritas bahwa ia bepergian sendirian, kata Bugie Kurniawan, kepala kantor imigrasi Bali. Ia mengatakan Interpol Spanyol telah mengidentifikasi mereka sebagai anggota kartel kriminal yang sama, tetapi mereka bukan target dari surat perintah penangkapan atau Interpol Red Notices apa pun.
Juru bicara Kepolisian Bali Ari Sandy menolak berkomentar mengenai penyelidikan tersebut.
Media Skotlandia telah melaporkan bahwa Lyons selamat dari penembakan di Glasgow pada 2006 yang menewaskan sepupunya, lalu kemudian pindah ke Spanyol dan akhirnya menetap di Dubai. Tahun lalu, saudara laki-lakinya dan seorang rekan ditembak dan tewas dalam insiden yang oleh otoritas digambarkan sebagai serangan dugaan kelompok geng di sebuah bar tepi pantai di Fuengirola, Spanyol bagian selatan.