Huitong News, 8 April—— Proporsi cadangan emas negara-negara BRICS meningkat secara signifikan dari 11,2% pada tahun 2019 menjadi 17,4% saat ini, sementara proporsi dolar dalam cadangan dunia turun hingga level terendah sejak 1994. Peralihan dari cadangan dolar ke emas kini bukan lagi sekadar prediksi, melainkan tren yang sudah mapan, didukung oleh data. Sejak 2022, lebih dari 3000 ton emas telah masuk ke brankas berdaulat, dan lebih dari 40 bank sentral turut berpartisipasi. Pertumbuhan pesat cadangan emas negara-negara BRICS akan terus memberikan pengaruh pada sistem mata uang internasional dan logika distribusi aset selama beberapa tahun ke depan.



Gelombang global pembelian emas oleh bank sentral mengubah struktur keuangan internasional.

Proporsi cadangan emas negara-negara BRICS meningkat dari 11,2% pada tahun 2019 menjadi 17,4% saat ini, sementara proporsi dolar dalam cadangan dunia turun hingga level terendah sejak 1994
. Perubahan struktural ini mencerminkan pergeseran strategis ekonomi-ekonomi baru terhadap sistem mata uang tradisional, serta menegaskan daya tarik unik emas sebagai aset lindung nilai. Berdasarkan laporan analisis terbaru teknisi analis EBC Financial Group Michael Harris (Michael Harris), tren ini berkembang lebih cepat daripada yang diperkirakan pasar
Lihat Asli
post-image
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan