Laporan Observasi: Menggunakan Tindakan Tegas untuk Menghukum Perusahaan Terbuka yang Mengambil Keuntungan dari Tren dan Menggoreng Konsep

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Reporter Cheng Dan dari Securities Times

Sejak awal tahun ini, seiring meningkatnya popularitas jalur seperti antarmuka otak-komputer dan penerbangan komersial ke luar angkasa, sebagian perusahaan publik merapat ke konsep melalui platform interaktif, pengumuman, dan saluran lain, dengan maksud mendorong kenaikan harga saham. Baru-baru ini, beberapa perusahaan publik menerima denda besar karena ikut mengangkat isu hangat. Penindakan tidak hanya menargetkan perusahaan terkait, tetapi juga secara simultan melakukan penelusuran tanggung jawab kepada pengendali aktual, direksi dan eksekutif puncak, serta “kelompok inti” lainnya.

Sikap Otoritas Sekuritas Tiongkok (CSRC) sangat jelas dan tegas: setiap tindakan yang, atas nama memperdagangkan konsep atau ikut mengangkat isu hangat, merugikan kepentingan investor akan diperiksa secara ketat dan cepat, tanpa toleransi apa pun. Perlu dicatat bahwa serangan terhadap ikut mengangkat isu hangat sedang dipercepat; beberapa kasus dari tahap pendirian/penetapan perkara (penetapan perkara) hingga penetapan hukuman hanya dalam waktu lebih dari satu bulan, dengan nilai denda per kasus mencapai ratusan juta yuan, serta menerapkan penelusuran tanggung jawab yang bersifat tanggung renteng untuk menahan kekacauan akibat spekulasi konsep dengan langkah yang tegas.

Meskipun pengawasan terus mempertahankan situasi tekanan tinggi, fenomena ikut mengangkat isu hangat masih terus terjadi. Sebagian “kelompok inti” yang seharusnya tahu bahwa perbuatan itu tidak boleh dilakukan tetap melakukan pelanggaran; akar masalahnya adalah adanya ketidakseimbangan tertentu antara biaya pelanggaran dan imbalan dari pelanggaran di pasar modal Tiongkok, sehingga sanksi administratif sulit membentuk efek jera yang efektif.

Dari sisi penetapan hukum, perusahaan publik yang ikut mengangkat isu hangat umumnya dikualifikasikan sebagai “pernyataan yang menyesatkan”, yang termasuk dalam ranah pelanggaran terhadap kepatuhan pengungkapan informasi. Pertanggungjawaban pidana terutama bergantung pada Pasal 161 KUHP (“tindak pidana pelanggaran pengungkapan atau tidak mengungkapkan informasi penting”). Namun, karena persyaratan agar pasal ini masuk ke ranah pidana tergolong sangat ketat, dalam praktik pengakuannya sulit, sehingga sedikit kasus yang ditindak secara pidana. Berdasarkan ketentuan yang berlaku saat ini, penelusuran tanggung jawab harus memenuhi “nilai yang sangat besar, konsekuensi yang serius, atau terdapat kondisi lain yang sangat serius”; misalnya melebihkan aset, pendapatan, atau laba hingga lebih dari 30% dari periode terkait, atau tidak mengungkapkan peristiwa penting yang nilainya lebih dari 50% dari nilai aset bersih, barulah dapat memicu penuntutan. Masa pidana acuan adalah penjara paling lama lima tahun atau kurungan. Selain itu, hambatan prosedural seperti kesulitan dalam menetapkan niat subjektif dan kerumitan pembuktian hubungan kausal menyebabkan banyak kasus ikut mengangkat isu hangat berhenti pada tahap sanksi administratif, dan sangat jarang memulai prosedur pidana.

Sebaliknya, pada pasar modal yang sudah matang, tindakan seperti pernyataan palsu dan spekulasi konsep dimasukkan ke dalam kategori penipuan sekuritas, dan pertanggungjawaban pidana menjadi hal yang lumrah. Contohnya, di pasar Amerika Serikat: selain ganti rugi perdata dalam jumlah besar, pelaku juga dapat dijatuhi hukuman penjara hingga 25 tahun. Misalnya, CEO sebuah perusahaan bioteknologi didakwa melakukan pemalsuan kemajuan riset obat dan memanfaatkan momentum isu hangat untuk melakukan pencairan dana pada posisi harga yang tinggi; pada akhirnya ia dijatuhi hukuman penjara 30 bulan karena dakwaan seperti penipuan sekuritas dan perdagangan orang dalam, serta dirampas seluruh hasil yang diperoleh secara melawan hukum. Kekuatan hukuman ini cukup membuat para pelaku pasar mundur dan berpikir dua kali.

Di tengah godaan keuntungan yang sangat besar, biaya pelanggaran yang relatif rendah membuat sebagian perusahaan publik nekat mengambil risiko. Hanya dengan semakin memperkuat mekanisme keterkaitan penegakan administratif dan pidana, menurunkan ambang pertanggungjawaban pidana, dan mengukuhkan tanggung jawab “kelompok inti”, barulah benar-benar dapat meningkatkan biaya pelanggaran untuk ikut mengangkat isu hangat; dengan demikian, kekacauan pasar dapat dibersihkan dari akar, serta ketertiban pasar dan hak serta kepentingan sah investor kecil dan menengah dapat benar-benar dipelihara.

(Penyunting: Wang Zhiqiang HF013)

     【Keterangan Penafian】Artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis, dan tidak ada kaitan dengan Hexun. Situs Hexun bersikap netral terhadap pernyataan, penilaian pandangan dalam artikel, dan tidak memberikan jaminan eksplisit maupun tersirat apa pun mengenai akurasi, keandalan, atau kelengkapan konten yang terkandung. Harap pembaca hanya dijadikan referensi, dan silakan menanggung seluruh tanggung jawab sendiri. email: news_center@staff.hexun.com

Laporkan

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan