Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
SEC Mengatakan Beberapa Penindakan Kripto Tidak Membantu Investor ⚖️
Komisi Sekuritas dan Bursa (U.S. SEC) mengakui bahwa beberapa tindakan penegakan hukum di masa lalu terhadap perusahaan kripto tidak memberikan manfaat yang jelas bagi investor dan mungkin salah menafsirkan undang-undang sekuritas federal. Sejak 2022, lembaga ini mengajukan 95 kasus dan mengenakan penalti sebesar $2,3 miliar untuk pelanggaran terkait pencatatan, tetapi mengatakan bahwa banyak dari tindakan tersebut tidak menunjukkan adanya dampak buruk langsung atau perlindungan bagi investor.
Di bawah ketua baru Paul Atkins, regulator ini bergeser dari “regulasi melalui penegakan hukum” dan berfokus pada penipuan, manipulasi pasar, serta risiko besar bagi investor. SEC mengatakan upaya sebelumnya memprioritaskan volume dan denda headline ketimbang perlindungan yang benar-benar bermakna, yang menyebabkan kekeliruan alokasi sumber daya.
Meski sikapnya lebih lunak, penegakan hukum tidak sepenuhnya berhenti. SEC tetap mengejar kasus terhadap perusahaan seperti Unicoin dan individu yang terkait dengan dugaan skema penipuan, yang menandakan pergeseran menuju tindakan yang lebih sedikit tetapi lebih terarah, bukan penindakan besar-besaran.
#GateSquareAprilPostingChallenge