Pemerintah Kamboja secara besar-besaran menurunkan tarif impor perangkat tenaga surya dan kendaraan listrik

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(Sumber: Caixin)

Menurut pemberitahuan terbaru yang diumumkan oleh Kementerian Perdagangan Kamboja, Pemerintah Kamboja mengumumkan penyesuaian besar-besaran terhadap bea masuk dan bea ekspor untuk sejumlah komoditas, dengan fokus utama pada bidang seperti peralatan listrik, sistem tenaga surya, serta kendaraan bermotor listrik baru.

Menurut pemberitaan di situs resmi Kementerian Perdagangan pada 31 Maret, berdasarkan pengumuman terbaru yang diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan Kamboja, Pemerintah Kamboja mengumumkan penyesuaian besar-besaran terhadap bea masuk dan bea ekspor untuk sejumlah komoditas, dengan fokus utama pada bidang seperti peralatan listrik, sistem tenaga surya, serta kendaraan bermotor listrik baru.

Dalam penyesuaian kali ini, bea masuk untuk barang pada hingga sembilan pos tarif diturunkan dari 7% menjadi 0%, mencakup perangkat pengisian kendaraan bermotor listrik baru, penanak nasi elektrik, dan lampu tenaga surya. Selain itu, bea masuk untuk barang pada 179 pos tarif sepenuhnya dikecualikan dari 15%, dengan cakupan meliputi motor kendaraan bermotor listrik baru, sistem pembangkit tenaga surya, serta baterai litium yang digunakan pada laptop, pesawat, mobil, dan bidang tenaga surya. Sementara itu, perangkat penyimpanan energi seperti power bank, catu daya portabel untuk kegiatan luar ruangan, dan baterai ponsel, serta peralatan pemanas listrik seperti pemanas listrik dan ketel listrik, juga ditetapkan mendapat perlakuan bea masuk nol; demikian pula kendaraan penumpang dan angkutan barang dengan kendaraan hibrida (HEV), hibrida plug-in (PHEV), serta kendaraan listrik murni (EV) semuanya menikmati tarif bea nol.

Untuk mobil keluarga berbasis hibrida plug-in (PHEV), pemerintah menurunkan bea masuk untuk 92 pos tarif dari 35% menjadi 7%. Selain itu, untuk 12 pos tarif barang seperti kompor listrik, pemanggang roti, serta mobil keluarga listrik murni (EV), bea masuknya juga diturunkan langsung dari 35% menjadi nol.

Dari sisi bea ekspor, tarif bea ekspor bijih bauksit (Bauxit) diturunkan dari 25% menjadi 10%. Tarif bea baru dan tarif bea ekspor tersebut mulai berlaku pada 1 April tahun ini.

Akibat perang Iran, harga minyak internasional berfluktuasi tajam, sehingga menimbulkan tekanan inflasi yang nyata bagi ekonomi Kamboja dan kehidupan masyarakat. Keringanan tarif yang ditujukan untuk peralatan tenaga surya dan kendaraan bermotor energi baru ini tidak hanya membantu menghadapi krisis energi global, tetapi juga bertujuan mendorong masyarakat dan perusahaan beralih ke sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Banjir informasi dalam jumlah besar, interpretasi yang akurat—hanya di aplikasi Sina Finance

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan