Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
FDIC akan memilih aturan stablecoin bank menjelang tenggat waktu GENIUS Act – Rincian
Lembaga Asuransi Simpanan Federal AS (FDIC) akan memberikan suara atas aturan stablecoin yang diusulkan pada 07 April 2026.
Pertemuan tersebut akan membahas standar kehati-hatian (prudential) bagi penerbit di tingkat negara bagian yang menangani stablecoin dengan pasokan kurang dari $10 miliar. Persyaratan modal dan hak penebusan (redemption rights) juga akan dibahas.
Ini akan menjadi pedoman yang diusulkan secara terpisah. Namun, ini berkaitan dengan proses pembuatan aturan yang diajukan pada tahun 2025. Proposal tahun lalu menguraikan prosedur pengajuan bagi pihak yang ingin menjadi penerbit. Persyaratan tersebut mencakup jendela 30 hari untuk peninjauan dan 120 hari untuk keputusan akhir.
Masukan para pemangku kepentingan untuk proposal Desember awalnya dijadwalkan berakhir pada Februari. Namun, itu diperpanjang hingga Mei. Aturan-aturan tambahan yang akan datang ini akan melengkapi yang dikeluarkan tahun lalu.
Akankah UU GENIUS memenuhi tenggat implementasi bulan Juli?
Langkah ini mengikuti pedoman terbaru dari Departemen Keuangan AS dengan kerangka dua tingkat untuk penerbit stablecoin di tingkat negara bagian dan federal. Secara khusus, pedoman Treasury yang diusulkan mewajibkan FDIC untuk mengawasi penerbit yang stablecoinnya memiliki pasokan $10 miliar atau kurang.
Namun, jika pertumbuhan stablecoin melampaui $10 miliar, ia akan secara otomatis naik kelas menjadi pengawasan federal di bawah OCC (Office of the Comptroller of the Currency).
Para regulator perbankan, termasuk Federal Reserve, akan berkolaborasi untuk menyelaraskan standar stablecoin guna mengurangi gesekan.
Bahkan, gubernur The Fed Michael Barr menegaskan soal aset cadangan berkualitas, sambil memperingatkan adanya ‘sejarah panjang dan menyakitkan’ uang swasta serta penarikan dana bank run pada tahun 1800-an.
Undang-undang stablecoin, UU GENIUS, telah disahkan menjadi undang-undang tahun lalu. Para pembuat undang-undang menetapkan 18 Juli 2026 sebagai tenggat waktu untuk implementasinya. Dan, tampaknya para regulator kini berada di jalur untuk mengalahkan tenggat tersebut, mengingat daftar pembuatan aturan yang diusulkan dari berbagai lembaga.
Demikian pula, calon penerbit bersiap untuk mematuhi aturan yang jelas di jalan. Pihak-pihak seperti Tether telah menunjuk kantor akuntan Big Four untuk meningkatkan transparansi saat ia berupaya berekspansi ke Amerika Serikat.
Ringkasan Akhir