Tren Baru Konsumsi selama Libur Qingming: Di balik 6,53 miliar yuan, bagaimana nilai emosional dapat menggerakkan energi baru pasar?

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Selama libur panjang Qingming, pasar konsumsi Beijing mengalami gelombang antusiasme. Dalam tiga hari, 60 kawasan pusat perbelanjaan utama di seluruh kota berhasil menarik lebih dari 24.000.000 kunjungan konsumen, dengan nilai total konsumsi mencapai 65,3 miliar yuan. Berbagai kegiatan inovatif tidak hanya memperkaya kehidupan liburan warga, tetapi juga, melalui model konsumsi berbasis pengalaman yang unik, menyuntikkan energi baru ke dalam pasar.

Festival Kopi bagi Kaum Muda yang diadakan di Yiti Port menjadi tempat favorit untuk berkumpulnya kaum muda. Lebih dari 80 merek kopi dan makanan dari 5 negara dan 24 kota berkumpul di sana, menghadirkan perjalanan cita rasa berskala global bagi para konsumen. Selain menikmati kopi, di lokasi juga disediakan berbagai sesi interaktif seperti permainan, penampilan band, dan kelas/ workshop kopi, sehingga kehidupan perkotaan terasa penuh puisi sekaligus gaya baru. Sejak pertama kali digelar pada tahun 2021, festival kopi telah berkembang dari sekadar tempat konsumsi menjadi ruang sosial berkualitas profesional, menjadi pilihan ideal bagi warga untuk bersantai dan menenangkan pikiran serta tubuh.

Nilai emosi menjadi faktor kunci yang mendorong konsumsi di berbagai kawasan pusat perbelanjaan di Beijing. Beragam aktivitas peluncuran pertama dan pameran perdana yang digelar oleh Chaoyang Joy City berhasil menarik banyak pengunjung. Gerai pop-up 《Bukan Manusia, Heh》 mengusung inspirasi dari mitologi tradisional, merilis produk merchandise edisi terbatas, serta memenuhi kebutuhan akan identitas budaya dan penyembuhan emosional kaum muda secara tepat melalui cara interaktif seperti stempel/ check-in dan undian gashapon yang seru. Pameran barang mainan trendi WAKUKU yang warnanya mencolok, dengan desain berdaya tarik visual tinggi dan suasana yang ringan, menjadi lokasi populer untuk berfoto dan melepaskan emosi.

Pada liburan ini, kawasan pusat perbelanjaan di Beijing secara bertahap menembus model konsumsi tradisional, dengan memusatkan perhatian pada nilai emosi. Baik itu kenikmatan berkualitas yang lahir dari budaya kopi, maupun resonansi emosional yang dipicu oleh IP gaya kebangsaan (guochao) dan mainan trendi, semuanya membuat konsumsi berubah dari sekadar tindakan membeli-menjual menjadi cara penting untuk memenuhi kebutuhan batin serta menyampaikan sikap hidup. Dari membeli barang hingga membeli pengalaman, dari memenuhi kebutuhan pokok hingga menyenangkan diri sendiri—konsumsi berbasis pengalaman dan konsumsi budaya yang berpusat pada nilai emosi menjadi sorotan baru bagi konsumsi selama liburan. Melalui inovasi penggabungan budaya, perdagangan, dan wisata, masing-masing kawasan pusat perbelanjaan mengoptimalkan potensi konsumsi secara maksimal, mendorong pasar konsumsi Beijing untuk meningkat ke arah yang lebih berorientasi kualitas, beragam, dan berbasis pengalaman.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan