Barclays melangkah ke infrastruktur stablecoin dengan investasi Ubyx - CoinJournal

  • Ubyx berfokus pada pembersihan dan rekonsiliasi stablecoin yang diterbitkan oleh berbagai penyedia.
  • Barclays memprioritaskan tokenisasi uang yang teregulasi, bukan menerbitkan stablecoin miliknya sendiri.
  • Pasar stablecoin terus didominasi oleh Tether, dengan sebagian besar penggunaannya terbatas pada perdagangan kripto.

Barclays telah mengambil langkah langsung pertamanya ke sektor stablecoin dengan berinvestasi pada perusahaan penyelesaian berbasis di AS, Ubyx, yang menandai perubahan cara bank asal Inggris tersebut mendekati uang digital.

Langkah itu, sebagaimana dilaporkan oleh Reuters, muncul ketika bank-bank global secara hati-hati menguji bagaimana sistem pembayaran berbasis blockchain dapat diintegrasikan ke dalam keuangan yang teregulasi.

Alih-alih menerbitkan token miliknya sendiri, Barclays mendukung infrastruktur pasar yang berada di balik stablecoin.

Investasi ini juga mencerminkan minat institusional yang kembali pada sistem yang terkait kripto setelah lonjakan tajam di pasar aset digital dan sikap yang lebih mendukung dari Presiden AS Donald Trump terhadap sektor tersebut.

Apa yang dilakukan Ubyx

Ubyx, yang diluncurkan pada 2025, beroperasi sebagai lapisan kliring dan penyelesaian untuk stablecoin.

Fungsi utamanya adalah merekonsiliasi token yang diterbitkan oleh berbagai penyedia stablecoin, sehingga mereka dapat bergerak lebih mulus antar platform.

Stablecoin adalah mata uang kripto yang dirancang untuk melacak mata uang utama dengan basis satu-satu, paling umum dolar.

Meskipun banyak digunakan di dalam perdagangan kripto, model penerbitannya yang terfragmentasi telah membatasi interoperabilitas yang lebih luas.

Ubyx bertujuan mengatasi fragmentasi tersebut dengan bertindak sebagai sistem kliring yang netral, bukan penerbit token.

Barclays belum mengungkapkan ukuran atau valuasi kepemilikannya, tetapi mengonfirmasi bahwa ini adalah investasi pertama bank tersebut pada perusahaan yang terkait stablecoin.

Pendukung lain Ubyx termasuk lengan modal ventura dari Coinbase dan Galaxy Digital, menurut data PitchBook.

Mengapa bank memperhatikan

Dalam setahun terakhir, bank dan institusi keuangan telah menghidupkan kembali pembahasan seputar stablecoin dan aset yang ditokenisasi.

Momentum yang diperbarui ini didorong oleh kenaikan harga kripto dan sinyal politik di AS yang dipersepsikan lebih menguntungkan bagi sektor tersebut.

Stablecoin semakin dipandang sebagai potensi jembatan antara keuangan tradisional dan sistem blockchain, khususnya untuk penyelesaian dan transfer lintas negara.

Meskipun ada minat ini, sebagian besar inisiatif blockchain yang dipimpin bank masih berada pada tahap awal. Institusi masih menilai batas regulasi, risiko operasional, dan permintaan di dunia nyata.

Barclays telah membingkai keterlibatannya dengan Ubyx sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengeksplorasi uang yang ditokenisasi yang tetap berada dalam kerangka regulasi yang ada, alih-alih menjalankan sistem paralel di luar kerangka tersebut.

Fokus pada perimeter regulasi

Salah satu elemen kunci dalam hubungan Barclays-Ubyx adalah penekanannya pada regulasi.

Bank tersebut mengatakan bahwa kolaborasi ini dimaksudkan untuk mendukung pengembangan uang yang ditokenisasi dalam perimeter regulasi.

Pendekatan ini sejalan dengan cara pemberi pinjaman besar memposisikan diri mereka di ruang aset digital, dengan memprioritaskan kepatuhan dan kejelasan pengawasan daripada kecepatan.

Pada bulan Oktober, Barclays termasuk di antara 10 bank, termasuk Goldman Sachs dan UBS, yang mengumumkan inisiatif bersama untuk mengeksplorasi penerbitan stablecoin yang terhubung dengan mata uang G7.

Proyek tersebut menyoroti koordinasi yang semakin meningkat di antara bank-bank besar, bahkan ketika peluncuran yang benar-benar konkret masih jauh.

Konteks pasar stablecoin

Pasar stablecoin telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Sektor ini didominasi oleh Tether, yang memiliki sekitar $187 miliar nilai token dalam peredaran.

Meskipun ukurannya besar, stablecoin masih terutama digunakan untuk mentransfer dana di dalam pasar kripto, bukan untuk pembayaran sehari-hari atau penyelesaian korporat.

Dengan berinvestasi di Ubyx, Barclays menargetkan infrastruktur yang dapat mendukung adopsi yang lebih luas jika stablecoin bergerak melampaui ceruknya saat ini.

Strategi ini menunjukkan bahwa bank-bank besar sedang mempersiapkan beberapa skenario masa depan, bahkan ketika penggunaan praktis stablecoin dalam keuangan arus utama masih terbatas untuk saat ini.


Bagikan artikel ini

Kategori
                                    Bisnis
                                

                            
                                

                                    Pasar

Tag
                            Donald Trump
                        

                    
                        

                            Stablecoin
                        

                    
                        

                            Berita Tether
                        

                    
                        

                            USA
TRUMP1,85%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan