Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Sersan tentara menghadapi pengadilan militer bulan Juni atas penembakan di pangkalan Georgia setelah mengaku bersalah atas beberapa tuduhan
FORT STEWART, Ga. (AP) — Seorang sersan Angkatan Darat yang dituduh menembak dan melukai lima rekan kerjanya di sebuah pangkalan di Georgia musim panas lalu menghadapi persidangan oleh mahkamah militer pada 15 Juni setelah ia mengaku bersalah atas sebagian dari dakwaan terhadapnya.
Sgt. Quornelius Radford mengatakan kepada seorang hakim militer dalam sidang pengakuan bersalahnya pekan lalu bahwa ia menggunakan pistol genggam milik pribadi untuk menembak empat rekan sesama prajuritnya di unit logistiknya di Fort Stewart pada 6 Agustus setelah bertengkar dengan pasangan romantisnya, seorang warga sipil yang juga termasuk di antara para korban.
Para penonton melucuti senjata dan menahan Radford sebelum polisi tiba.
Radford, 29, mengaku bersalah atas dakwaan penyerangan dengan ancaman yang lebih berat dan kekerasan dalam rumah tangga, lapor WTOC-TV. Hakim kemudian menjadwalkannya untuk menjalani persidangan musim panas ini atas dakwaan lainnya, yakni percobaan pembunuhan.
Pengacara pihak pembela sebelumnya telah memberi tahu hakim bahwa Radford juga berencana untuk mengaku bersalah atas dua dakwaan percobaan pembunuhan. Namun, terdakwa itu bersikeras selama sidang pengakuan bersalahnya pada 31 Maret bahwa ia tidak bersalah atas dakwaan tersebut, dengan mengatakan kepada hakim bahwa ia tidak berniat untuk membunuh siapa pun.
Radford bersaksi bahwa ia melepaskan tembakan ke rekan-rekannya dengan harapan ia akan terbunuh dalam baku tembak dengan polisi militer, lapor WSAV-TV.
The largest Army post east of the Mississippi River, Fort Stewart, adalah rumah bagi ribuan prajurit yang ditugaskan pada Divisi Infanteri ke-3. Lokasinya sekitar 40 mil (64 kilometer) di barat daya Savannah.
Radford bertugas sebagai sersan logistik di Brigade Lapis Baja ke-2 divisi tersebut. Catatan Angkatan Darat menunjukkan bahwa ia mendaftar pada 2018.