World Liberty yang Dikaitkan dengan Trump Diserang karena Hubungan dengan Sanctioned Group

TLDR

  • World Liberty, sebuah usaha kripto yang didirikan bersama oleh Trump, menghadapi pemeriksaan terkait keterkaitannya dengan proyek blockchain di Asia Tenggara.
  • Kerja sama dengan AB DAO menimbulkan kekhawatiran karena hubungannya dengan tokoh-tokoh yang terkait dengan Prince Group Kamboja, yang dikenai sanksi oleh AS dan Inggris.
  • World Liberty mengklaim telah melakukan uji tuntas (due diligence) yang menyeluruh sebelum mengintegrasikan stablecoin-nya dengan jaringan blockchain milik AB DAO.
  • Kesepakatan dengan AB DAO dibuat tak lama setelah sanksi terkoordinasi dijatuhkan pada pendiri Prince Group, Chen Zhi, dan para rekannya.
  • Para ahli hukum telah mengangkat kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan setelah akuisisi senilai $500 juta oleh penasihat UEA, Sheik Tahnoon.

💥 Temukan KnockoutStock Berikutnya! Dapatkan harga langsung, grafik, dan KO Scores dari KnockoutStocks.com, platform berbasis data yang memberi peringkat setiap saham berdasarkan kualitas dan potensi breakout.


Sebuah usaha kripto yang didirikan bersama oleh Presiden AS Donald Trump, World Liberty, tengah menjalani pemeriksaan setelah membentuk kerja sama dengan proyek blockchain di Asia Tenggara, AB DAO. Ini terjadi setelah The Times melaporkan bahwa AB DAO memiliki keterkaitan dengan proyek resor yang terkait dengan individu-individu yang kemudian dikenai sanksi oleh AS dan Inggris. Perkembangan ini menimbulkan kekhawatiran tentang efektivitas proses due diligence World Liberty.

World Liberty dan Keterkaitannya dengan AB DAO

World Liberty, yang diluncurkan pada September 2024, menghadapi tekanan yang semakin meningkat akibat keterlibatannya dengan AB DAO. Perusahaan tersebut mengintegrasikan stablecoin USD1 miliknya ke dalam jaringan blockchain AB DAO, yang mempromosikan proyek resor yang melibatkan tokoh-tokoh yang terhubung dengan Prince Group Kamboja. Prince Group, yang digambarkan oleh otoritas AS sebagai jaringan kriminal besar, terkena sanksi terkoordinasi dari AS dan Inggris pada November 2024, tepat setelah kesepakatan antara World Liberty dan AB DAO diumumkan.

Menanggapi pertanyaan yang muncul, World Liberty mengklaim bahwa mereka telah melakukan due diligence yang menyeluruh sebelum menjalin kerja sama. Juru bicara perusahaan menekankan bahwa pihaknya tidak memiliki hubungan dengan individu-individu yang sedang disanksi dan terlibat dalam proyek tersebut. “Kami tidak memiliki hubungan dengan individu-individu ini,” kata perusahaan itu, menyangkal adanya kesalahan apa pun atau koneksi langsung dengan tokoh-tokoh yang terlibat dengan Prince Group.

Kemitraan Kontroversial Memunculkan Kekhawatiran Tata Kelola

Pemeriksaan terhadap kemitraan World Liberty dengan AB DAO menambah kekhawatiran yang masih berlangsung tentang tata kelola perusahaan dan koneksi eksternalnya. Sebuah investigasi oleh The Wall Street Journal di awal tahun mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut juga telah menyetujui kesepakatan di mana penasihat keamanan nasional UEA Sheik Tahnoon bin Zayed Al Nahyan secara diam-diam memperoleh saham 49% di World Liberty. Akuisisi ini, senilai $500 juta, terjadi tak lama sebelum kembalinya Trump yang diantisipasi ke kantor.

Para ahli hukum telah menyuarakan kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan yang bisa muncul dari kemitraan seperti itu, terutama mengingat hubungan politik Trump. Sementara Gedung Putih menolak adanya tindakan yang tidak semestinya, kesepakatan tersebut menandai langkah yang belum pernah terjadi dalam politik AS, sehingga semakin rumit citra World Liberty. Para kritikus mempertanyakan apakah kepemimpinan perusahaan telah sepenuhnya memahami risiko politik dan hukum yang lebih luas yang terkait dalam urusan bisnis tersebut.

Pemeriksaan berkelanjutan terhadap World Liberty menyoroti kompleksitas dalam menjalankan bisnis di sektor kripto dan blockchain. Investigasi The Times mengungkapkan bahwa AB DAO baru terlibat dengan proyek resor yang mempromosikan keterkaitan dengan Prince Group hingga waktu yang sangat baru. Tokoh-tokoh yang terhubung dengan Prince Group baru dihapus dari proyek tersebut setelah sanksi dijatuhkan, sehingga memunculkan pertanyaan tentang tingkat pengawasan yang diterapkan World Liberty dalam proses due diligence-nya.




Mempertimbangkan saham baru? Anda mungkin ingin melihat apa yang ada di daftar pantauan kami terlebih dahulu.

Tim kami di Knockout Stocks mengikuti analis berperforma teratas dan tren yang menggerakkan pasar untuk menandai calon pemenang lebih awal. Kami telah mengidentifikasi lima saham yang mendapat perhatian diam-diam dan mungkin layak untuk diperhatikan sekarang. Buat akun gratis Anda untuk membuka laporan lengkap dan mendapatkan wawasan saham yang berkelanjutan.


✨ Penawaran Waktu Terbatas

Dapatkan 3 Buku Ebook Saham Gratis

            Temukan saham berperforma teratas di AI, Kripto, dan Teknologi dengan analisis ahli.
        

        

            *                       
                    **Top 10 AI Stocks** - Perusahaan AI terkemuka
                
            *                       
                    **Top 10 Crypto Stocks** - Pemimpin blockchain
                
            *                       
                    **Top 10 Tech Stocks** - Raksasa teknologi
                
        

        

            
                📥 Dapatkan Ebook Gratis Anda
            
        

    

    

        ![](https://img-cdn.gateio.im/social/moments-313a864c6e-4172847dc6-8b7abd-badf29)
USD1-0,06%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan