Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#BTC
Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir terus mengalami pergerakan sideways di level rendah, dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kondisi makroekonomi, aliran dana institusi, sentimen pasar, dan aspek teknikal. Berikut adalah faktor utama yang menyebabkan hal tersebut:
- Faktor makroekonomi: Federal Reserve mempertahankan suku bunga tinggi, saat ini berada di kisaran 5.25%-5.5%, dan hasil obligasi AS juga cukup tinggi. Dalam kondisi ini, dana lebih cenderung mengalir ke aset yang lebih stabil seperti obligasi pemerintah, sehingga aliran dana ke pasar Bitcoin berkurang. Selain itu, pasar menunggu sinyal kebijakan dari pertemuan FOMC pada 28-29 April, dan sebelum pertemuan, investor cenderung berhati-hati dan enggan melakukan posisi long besar-besaran.
- Fluktuasi dana institusi: Dana institusi memiliki pengaruh besar terhadap harga Bitcoin. Pada bulan Maret, ETF Bitcoin spot mencatatkan masuk bersih sekitar 1,6 miliar dolar AS, tetapi pada 1 April kembali terjadi keluar bersih sebesar 174 juta dolar AS, sehingga pergerakan dana institusi yang sering masuk dan keluar menyebabkan harga Bitcoin sulit untuk menguat dan cenderung sideways.
- Sentimen pasar yang rendah: Pada 2 April, Bitcoin sempat turun hampir 3% akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, dan lebih dari 140k trader mengalami margin call, dengan nilai pasar yang menguap sebesar 422 juta dolar AS. Indeks ketakutan dan keserakahan di pasar telah berada di bawah 25 selama 59 hari berturut-turut, menandakan kondisi ekstrem ketakutan. Sentimen investor yang berhati-hati dan menurunnya aktivitas trading tidak mendukung kenaikan harga.
- Hambatan teknikal: Area resistensi utama berada di kisaran 71.500-72.000 dolar AS, yang merupakan zona akumulasi dan penahanan yang padat. Saat harga mendekati area ini, tekanan jual meningkat dan rebound cenderung terhambat, bahkan berbalik turun. Dari perspektif jangka panjang, setelah mencapai titik tertinggi historis di 125.900 dolar AS pada Oktober 2025, Bitcoin telah mengalami retracement lebih dari 52%. Saat ini, sedang dalam pola konsolidasi bearish yang penting, membutuhkan waktu untuk menyesuaikan dan mengurangi posisi yang terjebak.
- Ketidakpastian regulasi: Komite Perbankan Senat AS diperkirakan akan menandai RUU CLARITY pada pertengahan April. Jika disahkan, RUU ini akan memberikan kerangka regulasi yang jelas untuk mata uang kripto, membuka pintu bagi aliran dana institusi dan memberikan dukungan jangka panjang bagi Bitcoin. Namun, sebelum hasilnya diumumkan, pasar akan tetap berhati-hati dan volatilitas harga terbatas.