Iran menghentikan kontak diplomatik langsung dengan Amerika Serikat, Pakistan tetap menjadi perantara, Trump menyatakan bahwa jika ada kemajuan dalam negosiasi, dia akan mempertimbangkan untuk mengubah serangan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Batas waktu final yang ditetapkan oleh Presiden Amerika Serikat Trump pada pukul 20:00 waktu ET malam ini (7) semakin mendekat. Laporan menunjukkan bahwa Iran tidak lagi berkomunikasi langsung dengan Amerika Serikat, namun pihak mediator yang dipimpin oleh Pakistan masih melakukan perundingan. Trump lebih dulu mengancam Iran bahwa “seluruh peradaban akan lenyap”, lalu mengatakan bahwa jika ada kemajuan dalam perundingan, ia dapat mempertimbangkan untuk mengubah rencana penyerangan.

Menurut laporan CCTV News yang mengutip kabar dari pihak AS pada hari Selasa (7), Iran telah menghentikan hubungan diplomatik langsung dengan Amerika Serikat. Pejabat Timur Tengah mengatakan bahwa meski demikian, perundingan Iran dengan pihak mediator gencatan senjata masih berlanjut. CCTV menyebut bahwa tiga pejabat senior Iran mengatakan bahwa pihak Iran telah memberi tahu Pakistan bahwa Iran tidak akan lagi ikut dalam pertemuan yang bertujuan untuk gencatan senjata.

Menurut laporan, Iran memberi tahu Pakistan selaku penengah bahwa Iran tidak akan lagi melanjutkan perundingan gencatan senjata dengan Amerika Serikat. Setelah kabar tersebut beredar, penurunan saham AS melebar, sementara harga minyak mentah terus naik. Penurunan indeks Nasdaq 100 melebar menjadi 1,5%, Nasdaq turun 1,55%, dan indeks S&P 500 kembali melebar penurunannya menjadi 1,1%. Kenaikan intraday minyak mentah WTI mencapai 4,5%, menjadi 117,48 dolar AS per barel.

Setelah itu, menurut CCTV, kabar dari Pakistan menyebut bahwa upaya mediasi pihak Pakistan terhadap perundingan AS-Iran terus berlanjut, dan dalam beberapa jam ke depan “sangat penting”; Iran menyatakan bahwa jalur diplomatik maupun saluran percakapan tidak langsung dengan Amerika Serikat tidak ditutup.

Menurut CCTV, Trump menyatakan bahwa pada 7 “aksi pukul 8 malam masih akan terjadi”, dan “serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya” terhadap Iran masih mungkin dilakukan, tetapi jika perundingan pada hari itu menunjukkan kemajuan, tidak menutup kemungkinan untuk mengubah keputusan.

Laporan menyebut pemutusan komunikasi langsung Iran bertujuan untuk menyatakan ketidakpuasan

Media AS mengutip pernyataan sejumlah pejabat Timur Tengah yang mengatakan bahwa, mengingat Presiden AS Trump mengancam untuk menghancurkan “seluruh peradaban” Iran, Iran telah memutus jalur komunikasi langsung dengan Amerika Serikat, meskipun perundingan dengan pihak mediator gencatan senjata masih berlanjut.

Pejabat-pejabat tersebut mengatakan bahwa langkah ini untuk sementara menambah variabel pada upaya mencapai kesepakatan sebelum batas waktu akhir Selasa pukul 20:00 yang ditetapkan Trump, tetapi tidak menyebabkan perundingan pecah.

Salah satu pejabat mengatakan bahwa pemutusan komunikasi bertujuan untuk mengirim sinyal ketidakpuasan dan perlawanan. Saat ini belum jelas apakah kedua belah pihak dapat memulihkan dialog langsung sebelum batas waktu akhir. Pihak Gedung Putih belum segera menanggapi permintaan untuk memberikan komentar.

Orang-orang dari Pakistan menyebut belum ada kompromi substantif yang muncul

Menurut CCTV News, dua sumber dari Pakistan mengatakan bahwa upaya mediasi antara Amerika Serikat dan Iran masih berlanjut; Pakistan sebagai perantara utama menyampaikan proposal kedua belah pihak, namun saat ini belum ada kompromi substantif.

Sumber tersebut mengatakan bahwa Iran baru-baru ini melancarkan serangan terhadap fasilitas industri yang terkait perusahaan-perusahaan AS dan Arab Saudi, yang kemungkinan dapat berdampak serius pada perkembangan perundingan. Seorang pejabat keamanan senior Pakistan mengatakan bahwa jika Arab Saudi melakukan pembalasan, perundingan bisa terputus, bahkan Pakistan bisa terseret ke dalam konflik karena perjanjian pertahanan dengan Arab Saudi.

Sumber lain menunjukkan bahwa dalam beberapa jam ke depan prospek perundingan “sangat penting”; di satu sisi Iran menunjukkan keluwesan untuk ikut berdialog, di sisi lain masih mempertahankan prasyarat keras. Pihak Pakistan sedang mendesak Iran untuk kembali ke perundingan tanpa menetapkan prasyarat.

Peringatan risiko dan ketentuan pengecualian

        Pasar memiliki risiko, investasi perlu kehati-hatian. Artikel ini tidak merupakan saran investasi pribadi, dan juga tidak mempertimbangkan tujuan investasi spesifik, kondisi keuangan, atau kebutuhan khusus pengguna tertentu. Pengguna perlu mempertimbangkan apakah setiap pendapat, pandangan, atau kesimpulan apa pun dalam artikel ini sesuai dengan kondisi spesifik mereka. Dengan melakukan investasi berdasarkan ini, tanggung jawab sepenuhnya berada pada investor.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan