ASEAN mengutuk serangan drone terhadap warga sipil di Kongo (Republik Demokratik Kongo)

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Pada waktu setempat, pada 12 Maret, Ketua Komisi Uni Afrika Yusufu mengeluarkan pernyataan yang mengecam serangan drone terhadap ibu kota Goma, Provinsi Kivu Utara, Republik Demokratik Kongo, yang menyebabkan korban jiwa di kalangan warga sipil. Uni Afrika mendesak pihak-pihak yang terlibat dalam konflik yang terus berlanjut di wilayah tersebut untuk tetap menahan diri, serta menyerukan agar dilakukan penyelidikan yang adil terhadap peristiwa tersebut. Pernyataan itu menyebut bahwa komisi “dengan tegas mengecam segala serangan yang melanggar hukum humaniter internasional, serta membahayakan nyawa warga sipil dan tenaga kemanusiaan”. Uni Afrika mendesak semua pihak yang terlibat dalam konflik untuk menahan diri sejauh mungkin, dan menghindari tindakan yang dapat semakin memperparah ketegangan di wilayah tersebut. Uni Afrika juga menegaskan bahwa warga sipil dan pekerja kemanusiaan yang bekerja di bagian timur Kongo (Republik Demokratik Kongo) harus dilindungi. (CCTV News)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan