Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Australia dan China akan memperkuat kerja sama keamanan energi untuk menghadapi konflik Iran
Investing.com – Pada hari Selasa, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengadakan pertemuan telepon dengan Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang dari Dewan Negara Republik Rakyat Tiongkok, membahas isu keamanan energi di tengah latar belakang perang Iran yang mengganggu pasar energi global.
Menurut pernyataan yang dirilis oleh kantor Albanese, para pemimpin kedua negara sepakat untuk memperkuat komunikasi antarpemerintah guna mendukung keamanan energi di kawasan tersebut.
Albanese mengatakan, Australia akan “bekerja sama dengan Tiongkok di bidang-bidang yang memungkinkan, menyampaikan perbedaan bila diperlukan, dan menjalin pendekatan berdasarkan kepentingan nasional.”
Pernyataan itu berbunyi: “Kontak dan dialog tingkat tertinggi antara Australia dan Tiongkok merupakan inti dari hubungan yang matang, stabil, dan konstruktif.”
Pemimpin Australia itu mengatakan, ia berencana mengunjungi Tiongkok pada bulan November untuk menghadiri pertemuan para pemimpin APEC, di mana ia akan bertemu dengan Li Qiang.
Tiongkok adalah mitra dagang terbesar Australia, dan gas alam cair merupakan salah satu komoditas utama ekspor Australia ke Tiongkok.
Artikel ini diterjemahkan dengan bantuan kecerdasan buatan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan kami.