Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Wabah foot-and-mouth disease tipe 1 di Afrika Selatan, apakah akan menjadi "angsa hitam" yang mengubah siklus besar peternakan sapi dan babi?
Pada bulan Maret 2026, virus penyakit mulut dan kuku tipe baru “Tipe 1 Afrika Selatan (SAT1)” masuk ke negara kita dari luar negeri. Memandangkan sebelumnya di dalam negeri virus tipe O dan tipe A telah lama beredar secara luas, industri berada dalam kondisi “kekosongan kekebalan” terhadap virus tipe SAT1. Dengan mempertimbangkan daya perusak virus secara global serta siklus kapasitas produksi di dalam negeri, perhatian tertuju pada apakah kejadian kali ini berpotensi menjadi “angsa hitam” yang memicu pembalikan siklus besar (long cycle) industri peternakan sapi dan babi.
I. Apa yang terjadi? Virus baru masuk lintas batas, dalam negeri menghadapi “kekosongan kekebalan”
1. Situasi wabah: Kasus yang dikonfirmasi dari luar negeri
Pada 28 Maret 2026, Kementerian Pertanian dan Urusan Pedesaan secara resmi mengumumkan bahwa terjadi wabah penyakit mulut dan kuku di Kabupaten İnen di Prefektur Ili, Xinjiang, dan di Gulang, Kota Wuwei, Provinsi Gansu. Ini merupakan pertama kalinya virus tipe SAT1 dikonfirmasi di wilayah domestik negara kita.
2. Karakteristik virus: Sangat menular dan angka kematian tinggi
Virus tipe SAT1 yang masuk kali ini berasal dari Afrika dan wilayah Timur Tengah, dengan perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan penyakit mulut dan kuku tipe O dan tipe A yang umum di dalam negeri:
Tidak ada perlindungan silang: vaksin yang ada saat ini di dalam negeri tidak memberikan perlindungan imun silang terhadap virus tipe SAT1, sehingga industri berada dalam periode “kekosongan kekebalan”.
Penularan sangat kuat: dapat menular melalui banyak jalur seperti aerosol udara, pakan, kendaraan, dan lainnya, serta hewan yang telah sembuh dapat membawa virus dalam waktu lama sehingga tingkat pemberantasan menjadi sulit.
Dampak serius: tingkat kematian ternak muda dapat mencapai lebih dari 50%; setelah sapi dewasa terinfeksi, terjadi penurunan produksi susu secara drastis (15%-50%) dan penurunan berat badan; pada kelompok babi, angka kematian juga meningkat secara signifikan.
……