Keputusan ini muncul di tengah penguatan pengawasan Indonesia terhadap platform aset digital. Pada tahun 2024, Otoritas Jasa Keuangan mulai mengawasi perusahaan kripto dengan menerapkan aturan yang sama untuk pencegahan pencucian uang dan terorisme seperti bank. Sekarang perusahaan kripto harus melaporkan transaksi mencurigakan, yang berarti peningkatan pengawasan dari bursa dan penyedia layanan. Ini adalah bagian dari tren yang lebih luas di Asia Tenggara. Negara-negara seperti Singapura dan Malaysia meningkatkan kemampuan mereka dalam melacak aktivitas kripto dan bertukar informasi lintas batas. Meskipun penjahat mulai menggunakan cryptocurrency karena aktivitasnya yang cepat dan global, transparansi juga memudahkan pihak berwenang untuk melacak dan memberantas kegiatan ilegal.#GateSquareAprilPostingChallenge

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan