Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Tahukah kamu, di dunia kripto sering terdengar pertanyaan tentang vesting dan cliff, tetapi tidak semua orang memahami bahwa ini benar-benar penting untuk stabilitas proyek. Mari kita bahas apa artinya.
Vesting — adalah ketika token proyek tidak dirilis sekaligus, tetapi secara bertahap dilepaskan selama periode waktu setelah memenuhi kondisi tertentu. Ini seperti kamu menerima gaji tidak sekaligus, tetapi secara bertahap setiap bulan. Sedangkan cliff adalah, pada dasarnya, periode awal di mana tidak ada token yang dirilis ke pasar. Misalnya, bisa jadi ada cliff selama 6 bulan, lalu token mulai dibuka kuncinya.
Mengapa ini diperlukan? Bayangkan situasi: sebuah proyek baru diluncurkan, token didistribusikan kepada pengembang, pendiri, dan investor awal. Ada yang melihat potensi jangka panjang, tetapi ada juga yang hanya ingin cepat mendapatkan keuntungan dan pergi. Tanpa mekanisme vesting, tidak ada yang menghentikan investor awal atau pendiri untuk mengambil semua token dan langsung menjualnya — yang disebut Rug Pull. Investor lain pun akhirnya kehilangan semuanya, dan harga proyek pun jatuh.
Dengan vesting, skenario seperti itu tidak akan terjadi. Token didistribusikan secara bertahap, jadi bahkan jika seseorang ingin menjual, dia tidak bisa melakukannya sekaligus sepenuhnya. Ini menciptakan keseimbangan alami antara kepentingan berbagai pihak — pengembang, pendiri, dan investor harus bekerja untuk hasil jangka panjang.
Apa manfaatnya? Pertama, harga menjadi lebih stabil — tidak ada penjualan besar-besaran token ke pasar secara tiba-tiba. Kedua, proyek mendapatkan lebih banyak desentralisasi karena token didistribusikan secara merata selama waktu tertentu. Ketiga, tim tetap termotivasi — semua tertarik pada keberhasilan proyek, bukan pada keluar cepat.
Ngomong-ngomong, saya ingat contoh dari dYdX. Pada Desember 2023, mereka memiliki cliff besar — sejumlah besar token harus dibuka kuncinya sekaligus. Ini menimbulkan tekanan besar di pasar karena langsung muncul banyak penawaran. Hal-hal seperti ini perlu diperhatikan jika kamu memegang posisi di sebuah proyek.
Memahami mekanisme ini sangat berguna jika kamu serius dalam memilih proyek untuk diinvestasikan. Grafik vesting yang baik menunjukkan bahwa tim yakin dengan proyeknya dan siap bekerja jangka panjang.