Saya telah mengamati sesuatu yang menarik di pasar akhir-akhir ini. Banyak trader baru bertanya kepada saya tentang dari mana harus memulai analisis teknikal, dan saya selalu kembali ke hal yang sama: Anda perlu memahami jenis-jenis candlestick Jepang. Bukan karena itu rumit, tetapi karena itu adalah dasar dari semuanya.



Candlestick Jepang lahir berabad-abad yang lalu di Jepang, ketika para pedagang pasar beras mencari cara visual untuk memahami pergerakan harga. Dan kenyataannya, metode ini bekerja sangat baik sehingga hari ini tetap menjadi salah satu alat paling kuat dalam trading. Yang saya kagumi adalah bahwa sesuatu yang begitu kuno tetap relevan di pasar cryptocurrency, forex, dan saham.

Sekarang, jika Anda ingin menguasainya, Anda harus mengetahui empat komponen dasar. Setiap candlestick menunjukkan harga pembukaan (di mana pergerakan dimulai), harga penutupan (di mana berakhir), titik tertinggi yang dicapai, dan titik terendah. Dengan informasi itu, grafik Anda menceritakan sebuah kisah lengkap tentang apa yang terjadi selama periode tersebut.

Jenis-jenis candlestick Jepang yang paling penting ada dua: bullish dan bearish. Ketika penutupan berada di atas pembukaan, Anda melihat sebuah candlestick bullish (biasanya berwarna hijau atau putih) yang menunjukkan bahwa pembeli memenangkan ronde tersebut. Jika sebaliknya, Anda mendapatkan candlestick bearish (berwarna merah atau hitam) yang menunjukkan kendali penjual. Terlihat sederhana, tetapi di sinilah pembacaan pola menjadi sangat kuat.

Di sinilah sebagian besar trader mulai melihat peluang nyata. Ada pola-pola dari jenis candlestick Jepang yang muncul berulang kali. Contohnya, hammer, memiliki badan kecil dengan bayangan panjang ke bawah, dan ketika muncul setelah penurunan, biasanya menandakan bahwa harga akan memantul. Saya telah melihat ini bekerja berkali-kali.

Lalu ada hanging man, yang mirip hammer tetapi muncul setelah kenaikan. Pola ini menyarankan bahwa tren bullish mungkin sedang kehabisan tenaga. Selanjutnya, ada pola engulfing, yang lebih rumit. Pola engulfing bullish terjadi ketika sebuah candlestick bearish kecil sepenuhnya tertutup oleh sebuah candlestick bullish besar keesokan harinya. Jika Anda melihat itu, biasanya berarti pembeli telah mengambil kembali kendali.

Sebaliknya, pola engulfing bearish menunjukkan sebuah candlestick bullish kecil yang tertutup oleh sebuah candlestick bearish besar. Ini adalah sinyal bahwa momentum kenaikan sedang kehabisan tenaga.

Sekarang, mengapa semua ini penting? Karena jenis-jenis candlestick Jepang ini memungkinkan Anda mengukur tiga hal penting. Pertama, momentum: ukuran badan dan panjang bayangan memberi tahu seberapa kuat pergerakan tersebut. Kedua, volatilitas: Anda tahu persis berapa banyak harga bergerak selama periode itu. Ketiga, dan ini sangat penting, Anda mengidentifikasi titik potensi pembalikan di mana pasar bisa berbalik arah.

Lihat, saya telah menghabiskan bertahun-tahun melihat trader berjuang karena mereka sebenarnya tidak memahami apa yang mereka lihat di grafik. Tetapi ketika Anda belajar membaca pola-pola ini, semuanya berubah. Tiba-tiba, Anda melihat hammer setelah penurunan dan tahu bahwa saatnya waspada terhadap rebound. Anda melihat pola engulfing bullish dan menyadari bahwa sesuatu yang penting sedang terjadi.

Sejujurnya, menguasai jenis-jenis candlestick Jepang seperti belajar bahasa pasar. Setelah Anda memahaminya, grafik tidak lagi menjadi garis acak dan berubah menjadi peta yang menunjukkan dengan tepat apa yang dilakukan para pemain besar. Dan itu, percayalah, adalah apa yang membedakan trader yang menang dari yang kalah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan