Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya telah mengamati sesuatu yang menarik di pasar akhir-akhir ini. Banyak trader baru bertanya kepada saya tentang dari mana harus memulai analisis teknikal, dan saya selalu kembali ke hal yang sama: Anda perlu memahami jenis-jenis candlestick Jepang. Bukan karena itu rumit, tetapi karena itu adalah dasar dari semuanya.
Candlestick Jepang lahir berabad-abad yang lalu di Jepang, ketika para pedagang pasar beras mencari cara visual untuk memahami pergerakan harga. Dan kenyataannya, metode ini bekerja sangat baik sehingga hari ini tetap menjadi salah satu alat paling kuat dalam trading. Yang saya kagumi adalah bahwa sesuatu yang begitu kuno tetap relevan di pasar cryptocurrency, forex, dan saham.
Sekarang, jika Anda ingin menguasainya, Anda harus mengetahui empat komponen dasar. Setiap candlestick menunjukkan harga pembukaan (di mana pergerakan dimulai), harga penutupan (di mana berakhir), titik tertinggi yang dicapai, dan titik terendah. Dengan informasi itu, grafik Anda menceritakan sebuah kisah lengkap tentang apa yang terjadi selama periode tersebut.
Jenis-jenis candlestick Jepang yang paling penting ada dua: bullish dan bearish. Ketika penutupan berada di atas pembukaan, Anda melihat sebuah candlestick bullish (biasanya berwarna hijau atau putih) yang menunjukkan bahwa pembeli memenangkan ronde tersebut. Jika sebaliknya, Anda mendapatkan candlestick bearish (berwarna merah atau hitam) yang menunjukkan kendali penjual. Terlihat sederhana, tetapi di sinilah pembacaan pola menjadi sangat kuat.
Di sinilah sebagian besar trader mulai melihat peluang nyata. Ada pola-pola dari jenis candlestick Jepang yang muncul berulang kali. Contohnya, hammer, memiliki badan kecil dengan bayangan panjang ke bawah, dan ketika muncul setelah penurunan, biasanya menandakan bahwa harga akan memantul. Saya telah melihat ini bekerja berkali-kali.
Lalu ada hanging man, yang mirip hammer tetapi muncul setelah kenaikan. Pola ini menyarankan bahwa tren bullish mungkin sedang kehabisan tenaga. Selanjutnya, ada pola engulfing, yang lebih rumit. Pola engulfing bullish terjadi ketika sebuah candlestick bearish kecil sepenuhnya tertutup oleh sebuah candlestick bullish besar keesokan harinya. Jika Anda melihat itu, biasanya berarti pembeli telah mengambil kembali kendali.
Sebaliknya, pola engulfing bearish menunjukkan sebuah candlestick bullish kecil yang tertutup oleh sebuah candlestick bearish besar. Ini adalah sinyal bahwa momentum kenaikan sedang kehabisan tenaga.
Sekarang, mengapa semua ini penting? Karena jenis-jenis candlestick Jepang ini memungkinkan Anda mengukur tiga hal penting. Pertama, momentum: ukuran badan dan panjang bayangan memberi tahu seberapa kuat pergerakan tersebut. Kedua, volatilitas: Anda tahu persis berapa banyak harga bergerak selama periode itu. Ketiga, dan ini sangat penting, Anda mengidentifikasi titik potensi pembalikan di mana pasar bisa berbalik arah.
Lihat, saya telah menghabiskan bertahun-tahun melihat trader berjuang karena mereka sebenarnya tidak memahami apa yang mereka lihat di grafik. Tetapi ketika Anda belajar membaca pola-pola ini, semuanya berubah. Tiba-tiba, Anda melihat hammer setelah penurunan dan tahu bahwa saatnya waspada terhadap rebound. Anda melihat pola engulfing bullish dan menyadari bahwa sesuatu yang penting sedang terjadi.
Sejujurnya, menguasai jenis-jenis candlestick Jepang seperti belajar bahasa pasar. Setelah Anda memahaminya, grafik tidak lagi menjadi garis acak dan berubah menjadi peta yang menunjukkan dengan tepat apa yang dilakukan para pemain besar. Dan itu, percayalah, adalah apa yang membedakan trader yang menang dari yang kalah.