Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Malam ini saya teringat: berapa banyak dari kalian yang benar-benar tahu perbedaan antara APR dan APY? Saya sendiri sempat bingung dengan kedua istilah ini cukup lama sebelum benar-benar memahami cara kerjanya. Mari kita pelajari bersama.
Kita mulai dari APR, tingkat persentase tahunan. Ini adalah konsep yang paling sederhana dari keduanya. Pada dasarnya, APR memberi tahu berapa bunga yang akan Anda bayar atau terima dalam satu tahun, dihitung hanya berdasarkan modal awal. Tidak rumit: ini adalah bunga sederhana, murni dan sederhana. Anda sering melihatnya pada kartu kredit, pinjaman konsumsi, dan hipotek. Jika Anda meminjam 1000 euro dengan APR 5%, Anda akan membayar 50 euro bunga tahunan atas modal tersebut.
Namun, masalahnya adalah APR tidak menangkap seluruh kenyataan. Tidak memperhitungkan seberapa sering bunga dikapitalisasi selama setahun. Jika bunga dihitung setiap bulan, setiap minggu, atau bahkan setiap hari, hasil pengembalian Anda akan berbeda. Inilah mengapa muncul APY.
APY, tingkat pengembalian persentase tahunan, adalah sepupu yang lebih cerdas dari APR. Ini memasukkan efek bunga majemuk, yaitu ketika bunga dihitung berdasarkan bunga sebelumnya. Bayangkan bahwa bunga yang Anda peroleh setiap bulan ditambahkan ke modal, dan bulan berikutnya Anda mendapatkan bunga juga dari bagian tersebut. Ini seperti bola salju yang bergulir dan menjadi semakin besar. APY mencerminkan pengembalian nyata yang akan Anda dapatkan seiring waktu.
Di mana Anda akan menemukan APY? Pada rekening deposito bank, dana investasi bersama, dan terutama dalam staking cryptocurrency di platform seperti Gate. Di sinilah APY menjadi sangat menarik, karena penggabungan bunga bisa membuat perbedaan besar dalam portofolio Anda.
Secara praktis, APY hampir selalu lebih tinggi dari APR, karena efek bunga majemuk ini. Jika sebuah investasi menawarkan APR 10% tetapi bunga dihitung setiap hari, maka APY yang sebenarnya akan sedikit lebih tinggi. Tidak banyak perbedaan besar, tetapi dalam jangka panjang itu penting.
Inilah alasan mengapa saat menilai sebuah investasi atau pinjaman, Anda harus selalu memeriksa angka yang ditampilkan. Jika Anda melihat APR, itu adalah angka dasar tanpa efek penggabungan. Jika Anda melihat APY, itu adalah pengembalian nyata yang akan Anda terima. Dalam dunia cryptocurrency dan staking, APY adalah angka yang harus Anda perhatikan untuk benar-benar memahami berapa banyak modal Anda akan tumbuh.