Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Banyak yang masih bingung soal kepanjangan STO dalam perusahaan. Sebenarnya STO itu Security Token Offering, jadi bukan asal-asalan kayak beberapa token digital biasa. Ini adalah cara pengumpulan dana yang terstruktur dan legal.
Bedanya sama ICO itu jelas banget. Kalau ICO itu terbitkan token digital biasa yang sering tidak jelas kepemilikannya apa, STO malah terbitkan token yang benar-benar mewakili aset nyata. Bisa berupa saham, obligasi, atau hak kepemilikan dalam proyek. Karena itu STO harus mengikuti regulasi ketat seperti undang-undang sekuritas di masing-masing negara, misalnya SEC kalau di Amerika.
Dari sisi karakteristiknya, STO punya tiga hal utama. Pertama, semuanya terorganisir secara hukum dan tunduk pada peraturan pemerintah. Kedua, investor benar-benar dapat hak nyata, bisa dapat dividen atau kepemilikan dalam proyek. Ketiga, menggunakan teknologi blockchain untuk mencatat dan memperdagangkan token, jadi semua transparan dan terverifikasi.
Untuk penggunaan praktisnya, STO sering dipakai startup untuk mengumpulkan dana dengan cara yang lebih teratur. Perusahaan tradisional juga mulai gunakan STO untuk menerbitkan sekuritas digital mereka. Yang paling penting, STO memberikan kesempatan investasi kepada individu dengan cara yang benar-benar terdokumentasi dan transparan, bukan sekadar janji-janji kosong. Jadi kepanjangan STO dalam perusahaan modern sekarang menjadi semacam jembatan antara dunia keuangan tradisional dan teknologi blockchain.