Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru-baru ini saya melihat data peringkat ekonomi negara-negara Timur Tengah tahun 2025, cukup menarik. Pola ekonomi di kawasan ini jauh lebih kompleks dari yang saya bayangkan.
Pertama, yang paling mencengangkan adalah Turki, dengan PDB nominal mencapai 1,44 triliun dolar AS, langsung mengalahkan negara-negara Timur Tengah lainnya. Sebagai negara yang melintasi benua Eurasia, posisi terdepan Turki dalam peringkat ekonomi Timur Tengah memang memiliki keunggulan unik.
Selanjutnya adalah Arab Saudi, dengan 1,08 triliun dolar AS, meskipun berada di posisi kedua, namun masih jelas tertinggal dari Turki. Tapi sebagai negara penghasil minyak besar, ketahanan ekonomi Arab Saudi tetap kuat. Israel menyusul di belakang, dengan 583 miliar dolar AS, skala ini mengingatkan bahwa dengan populasi dan luas wilayahnya, kepadatan ekonomi Israel memang tidak kecil.
UEA (Uni Emirat Arab) sebesar 549 miliar dolar AS, Mesir 347 miliar dolar AS, Iran 341 miliar dolar AS, ketiga negara ini membentuk lapisan kedua dari ekonomi Timur Tengah. Irak, Qatar, Kuwait, dan Oman masing-masing menempati posisi berikutnya.
Ngomong-ngomong, indikator PDB nominal sebenarnya mengukur output ekonomi suatu negara berdasarkan harga pasar saat ini, tanpa penyesuaian inflasi. Dengan cara ini, kita bisa melihat posisi nyata masing-masing negara dalam ekonomi global secara lebih langsung.
Data peringkat ekonomi Timur Tengah ini mencerminkan satu fenomena bahwa diversifikasi ekonomi di kawasan ini semakin nyata, tidak lagi bergantung hanya pada minyak. Jika terus memperhatikan perkembangan ekonomi di kawasan ini, mungkin akan ada banyak peluang.