Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Mengapa Yen Jepang tidak dibeli dalam ketegangan di Timur Tengah?
Seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, depresiasi yen Jepang sedang makin cepat. Karena khawatir harga minyak mentah yang melambung akan menyebabkan defisit neraca perdagangan Jepang membesar, fenomena yang dulu dikenal sebagai “membeli yen saat ada kejadian” kini sudah tidak ada lagi. Pasar memperhatikan situasi “depresiasi yen tipe 2022” yang dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina. Semakin banyak pandangan yang berpendapat bahwa pembelian dolar dalam situasi darurat dan kenaikan harga energi akan mempercepat penjualan yen.
“Dalam kondisi ketika harga minyak naik akibat tersumbatnya Selat Hormuz, suasana untuk membeli yen secara aktif tidak ada,” demikian penjelasan pialang valas di bank-bank dalam negeri Jepang mengenai suasana pasar valas setelah awal pekan ini.
3 Maret, di pasar valuta asing London, nilai tukar yen terhadap dolar sempat terdepresiasi hingga kisaran 1 dolar = 157,90 yen, mencatat level terendah sejak 9 Februari. Penutupan akhir pekan lalu berada di sekitar 156 yen. Yen terhadap franc Swiss turun 2 hari hingga level terendah sekitar 1 franc Swiss = 203 yen, dan terhadap dolar Australia juga turun pada hari ke-3 hingga level terendah baru sejak 1990, yaitu sekitar 1990an.
Terus baca silakan klik di sini, untuk masuk ke Nikkei Chinese Website
Nikkei Business Publications, Inc. dan Financial Times bergabung pada November 2015 menjadi grup media yang sama. Aliansi antara dua surat kabar, Jepang dan Inggris, yang sama-sama memulai penerbitannya pada abad ke-19, tengah melangkah dengan bendera “jurnalisme berita ekonomi berkualitas tinggi dan terkuat,” guna mendorong kerja sama di berbagai bidang seperti feature bersama. Kali ini, sebagai bagian dari upaya tersebut, terjadi pertukaran artikel antara situs web berbahasa Mandarin dari kedua surat kabar.