Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
🔥Media Inggris: Pemimpin Tertinggi Iran, Mujtaba, Pingsan Karena Cedera, Tak Bisa Ikut dalam Pengambilan Keputusan
7 April, menurut The Times Inggris yang mengutip sebuah memorandum diplomatik, Pemimpin Tertinggi Iran saat ini, Mujtaba Hamenei, dikabarkan telah kehilangan kemampuan untuk beraktivitas dan sedang menjalani perawatan medis di kota suci Qom. Laporan itu menyebutkan bahwa kondisi Mujtaba saat ini parah, sedang koma, dan tidak dapat terlibat dalam keputusan apa pun terkait pemerintahan. Memorandum tersebut pertama kali mengungkap lokasi pemimpin tertinggi itu, yakni Qom yang berjarak 87 mil di selatan Teheran, serta dipandang sebagai tempat suci dalam Islam Syiah. Saat ini, menjelang batas waktu ultimatum yang ditetapkan oleh Trump, bila pejabat tinggi Iran berada dalam situasi kekosongan kekuasaan, hal itu dapat menambah ketidakpastian terkait situasi di Teluk Persia.